SUKABUMI, BeritaTKP.com — Seorang pemuda berinisial A, 24 tahun, ditemukan meninggal dunia di tempat kerjanya, sebuah toko swalayan di Kampung Panyaguan, Desa Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat, 8 Mei 2026 dini hari.

Kapolsek Kalibunder, AKP Dodi Irawan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya sekitar pukul 05.30 WIB.

“Pagi tadi kami menerima laporan adanya penemuan jenazah di dalam area toko,” ujar AKP Dodi Irawan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, korban yang juga diketahui sebagai mahasiswa diduga mengalami tekanan psikologis menjelang rencana pernikahannya.

Polisi menyebut korban diduga memiliki beban pikiran terkait biaya pernikahan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Biaya tersebut diduga melebihi kemampuan ekonomi korban.

“Berdasarkan keterangan para saksi, korban diduga mengalami beban pikiran terkait biaya pernikahan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” jelasnya.

Tim medis dari Puskesmas Kalibunder yang melakukan pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga di Kampung Cihaur untuk proses pemulasaraan dan pemakaman.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa tekanan ekonomi dan persoalan pribadi perlu mendapat perhatian dari keluarga maupun lingkungan sekitar. Jika seseorang menunjukkan tanda-tanda murung berkepanjangan, menarik diri, atau menyampaikan keinginan menyakiti diri sendiri, hal tersebut perlu ditanggapi serius dan segera mendapatkan pendampingan.(æ/red)