LOMBOK TIMUR, BeritaTKP.com — Polres Lombok Timur tengah menyelidiki dugaan penipuan penjualan bahan bakar minyak jenis Pertalite yang dicampur air di Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Kasus ini terungkap setelah seorang warga Dusun Periang, Kecamatan Montong Gading, membeli tiga jeriken Pertalite dari terduga pelaku. Korban membeli BBM tersebut seharga Rp1,1 juta.
Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, Iptu Arie Kusnandar, menjelaskan bahwa sebelum transaksi, terduga pelaku mendatangi korban dan menawarkan Pertalite. Setelah terjadi kesepakatan, pelaku kemudian mengantarkan tiga jeriken BBM pada malam hari.
Setiap jeriken memiliki kapasitas sekitar 35 liter. Namun, setelah diterima dan diperiksa, BBM jenis Pertalite tersebut diduga telah dicampur dengan air.
Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh Polres Lombok Timur.
Polisi menduga pelaku sengaja menjalankan aksinya pada malam hari untuk menghindari kecurigaan korban. Terduga pelaku juga diduga menyasar kios-kios kecil saat situasi sepi, sekitar pukul 23.30 Wita hingga 00.00 Wita.
Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta kemungkinan adanya korban lain.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pengecer BBM, agar lebih berhati-hati saat membeli BBM dari orang tidak dikenal atau pihak yang datang menawarkan bahan bakar dengan harga tertentu. Langkah ini penting untuk menghindari praktik penipuan serupa.(æ/red)





