Polewali Mandar, BeritaTKP.com – Seekor buaya sepanjang sekitar 2,8 meter ditemukan mati mengapung di Sungai Mandar, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Bangkai buaya tersebut pertama kali ditemukan warga pada Senin pagi, 4 Mei 2026, sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu, seorang warga yang hendak mencari kerikil di bantaran sungai melihat bangkai buaya mengapung, lalu menariknya ke tepi sungai.
Salah seorang warga bernama Salman mengatakan buaya tersebut diduga mati setelah memakan umpan beracun yang dipasang di pinggir sungai. Umpan itu disebut dipasang karena warga merasa resah setelah beberapa kali terjadi serangan buaya di kawasan Sungai Mandar.
Menurut Salman, buaya yang ditemukan mati diduga merupakan buaya yang sebelumnya menyerang seorang warga bernama Muhlis hingga meninggal dunia pada Kamis, 24 April 2026. Korban saat itu diterkam buaya ketika sedang mandi di Sungai Mandar.
Dalam beberapa bulan terakhir, keberadaan buaya di Sungai Mandar disebut semakin meresahkan warga. Sedikitnya empat warga dilaporkan pernah diserang buaya, satu di antaranya meninggal dunia.
Meski satu ekor buaya telah ditemukan mati, warga menyebut masih ada buaya lain yang berkeliaran di sekitar sungai. Bangkai buaya tersebut kemudian dikuburkan oleh warga.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan warga sekaligus penanganan satwa liar di sekitar permukiman. Masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila melihat kemunculan buaya.(æ/red)





