SAROLANGUN, BeritaTKP.com – Kecelakaan air terjadi di Sungai Limun, Kabupaten Sarolangun, Jambi, saat sebuah perahu ketek yang mengangkut tujuh orang terbalik ketika menyeberang. Akibat insiden tersebut, satu penumpang bernama Midin Torik (38) dilaporkan hilang setelah terbawa arus sungai.
Peristiwa itu terjadi di wilayah Desa Monti, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, pada Sabtu, 18 April 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Saat kejadian, korban bersama enam orang lainnya tengah menyeberang dari Bukit Bulan menuju Sarolangun menggunakan perahu ketek.
Humas Kantor SAR Jambi, Lutfi Mulyawan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai kejadian tersebut pada Minggu, 19 April 2026, dari camat setempat. Setelah menerima informasi, tim SAR Jambi langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban yang hilang.
“Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 17.00 WIB dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait di lapangan. Personel telah melakukan penyisiran awal di sekitar titik lokasi kejadian menggunakan LCR (Landing Craft Rubber),” ujar Lutfi.
Ia menerangkan, insiden bermula saat perahu yang membawa tujuh orang itu melintasi aliran Sungai Limun. Namun dalam perjalanan, perahu mengalami kecelakaan hingga akhirnya terbalik di tengah sungai.
Dari tujuh orang yang berada di atas perahu, enam orang berhasil menyelamatkan diri, termasuk pengemudi, kenek, dan seorang anak kecil. Sementara itu, Midin Torik dinyatakan hilang setelah terseret arus.
“Enam orang penumpang, termasuk pengemudi dan seorang anak kecil, berhasil menyelamatkan diri, sementara korban Midin Torik dinyatakan hilang terbawa arus,” jelasnya.
Enam korban selamat masing-masing diketahui bernama Supi selaku pengemudi, Pian sebagai kenek, serta Irodat, Erni, Resnita, dan seorang anak perempuan yang merupakan anak dari Resnita.
Proses pencarian korban melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari personel BPBD Kabupaten Sarolangun, Polsek Sarolangun, Babinsa, PMI, Damkar, Dinas Sosial, dan masyarakat setempat.
Hingga Minggu sore, upaya pencarian masih belum membuahkan hasil. Karena faktor pencahayaan dan pertimbangan keselamatan, pencarian kemudian dilanjutkan pada Senin pagi dengan rencana memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.(æ/red)