Patroli gabungan Brimob dan Sabhara bikin balapan liar di Jaktim bubar. (Foto: dok. Istimewa)

Jaktim, BeritaTKP.com – Patroli gabungan aparat kepolisian berhasil membubarkan aksi balap liar yang diduga akan dilakukan oleh sekelompok pemuda di kawasan Jakarta Timur. Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk aktivitas balap liar.

Kegiatan patroli dilakukan oleh personel Batalyon B Pelopor dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi dari Polres Metro Jakarta Timur pada Kamis malam (12/3/2026). Patroli tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan ketertiban masyarakat.

Selama patroli berlangsung, petugas menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya aksi kejahatan jalanan maupun kegiatan yang mengganggu ketertiban umum di wilayah Jakarta Timur. Beberapa ruas jalan yang menjadi sasaran patroli antara lain Jalan Basuki Rahmat dan Jalan I Gusti Ngurah Rai.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan di kedua lokasi tersebut situasi terpantau aman dan kondusif. Meski demikian, petugas tetap melanjutkan patroli secara mobile untuk memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

Sekitar pukul 03.07 WIB, tim patroli menemukan sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar di jalan umum, tepatnya di kawasan Jalan Pemuda. Melihat kondisi tersebut, petugas segera mengambil tindakan dengan membubarkan kerumunan guna mencegah terjadinya aksi balap liar.

Sekitar pukul 03.27 WIB, patroli kembali mendapati aktivitas serupa di lokasi yang sama. Petugas kemudian melakukan langkah pencegahan dengan mengamankan sejumlah kendaraan yang diduga digunakan dalam kegiatan tersebut.

Dari penindakan tersebut, tiga unit sepeda motor beserta para pengendaranya diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kendaraan dan pengendara tersebut selanjutnya diserahkan kepada Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur untuk diproses sesuai aturan yang berlaku.

Henik menegaskan bahwa patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya kejahatan jalanan serta aktivitas balap liar yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

Ia juga menekankan bahwa balap liar dapat membahayakan keselamatan pengendara maupun masyarakat yang melintas di jalan tersebut. Oleh karena itu, kepolisian terus meningkatkan intensitas patroli malam di sejumlah titik rawan agar situasi keamanan di Jakarta Timur tetap terjaga dan kondusif.(æ/red)