Lampung Timur, BeritaTKP.com –Warga Desa Sripendowo, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, dibuat heboh oleh aksi seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk sambil membawa senjata tajam di atap rumah warga, Kamis (23/1/2026).
Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, pria tersebut terlihat berada di atas genteng rumah warga sambil berteriak-teriak dan merusak sejumlah genteng. Aksi tersebut memicu kepanikan warga karena dinilai membahayakan keselamatan.
Peristiwa itu berlangsung selama kurang lebih dua jam sebelum akhirnya aparat gabungan bersama warga berhasil membujuk pria tersebut untuk turun dari atap rumah.
Kepala Desa Sripendowo, Suyoto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait keberadaan seorang pria yang meresahkan karena membawa pisau dan berada di atas atap rumah.
“Saya langsung ke lokasi. Saat itu yang bersangkutan sudah berada di atas genteng sambil membawa pisau, mencungkil genteng rumah warga, sehingga membuat masyarakat resah,” ujar Suyoto kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).
Melihat situasi yang berpotensi membahayakan, pihak desa segera berkoordinasi dengan Polsek, Koramil, serta pihak kecamatan. Aparat TNI-Polri dibantu warga kemudian melakukan upaya persuasif untuk menenangkan pria tersebut.
Upaya awal untuk meminta yang bersangkutan menyerahkan senjata tajam sempat mengalami kendala karena pria tersebut terus mengamuk. Namun, setelah dilakukan pendekatan secara humanis dan dibujuk dengan sabar selama sekitar dua jam, pria tersebut akhirnya bersedia turun dari atap rumah.
Selanjutnya, pria tersebut langsung diamankan dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, termasuk pemberian suntikan penenang, sebelum dirujuk ke rumah sakit jiwa.
Diketahui, pria berinisial SU, berusia sekitar 40 tahun, merupakan warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur. Ia sebelumnya dilaporkan kabur dari tempat rehabilitasi di wilayah Lampung Tengah.
Setelah berhasil diamankan, SU diserahkan kepada pihak keluarga untuk menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit jiwa guna mendapatkan penanganan medis secara berkelanjutan.(æ/red)





