
Kudus, BeritaTKP.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Senin (19/1/2026) tidak hanya berlangsung di Kota Madiun, tetapi juga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Salah satu pihak yang diamankan dalam OTT tersebut adalah Bupati Pati, Sudewo.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan Sudewo dalam operasi senyap yang digelar penyidik. Menurutnya, penangkapan dilakukan di wilayah Pati bersamaan dengan OTT di Madiun yang turut mengamankan kepala daerah lainnya.
“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam OTT di Pati adalah saudara SDW,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Senin malam.
Budi menjelaskan, setelah penangkapan, Sudewo tidak langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik di Polres Kudus.
“Saat ini yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan oleh tim KPK di Polres Kudus,” jelasnya.
Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum Sudewo setelah penangkapan dalam OTT tersebut. Hingga kini, KPK belum membeberkan detail perkara yang menjerat Bupati Pati itu.
Sudewo diketahui merupakan figur politik berpengalaman. Ia lahir di Pati pada 11 Oktober 1968 dan memiliki latar belakang pendidikan teknik sipil. Karier profesionalnya dimulai di sektor konstruksi dan pemerintahan sebelum akhirnya terjun ke dunia politik nasional.
Sudewo sempat menjadi anggota DPR RI dari Partai Demokrat pada periode 2009–2014. Ia kemudian bergabung dengan Partai Gerindra dan kembali duduk di Senayan untuk periode 2019–2024.
Pada Pemilu 2024, Sudewo kembali terpilih sebagai anggota DPR RI, namun memilih mengundurkan diri untuk maju dalam Pilkada Pati 2024. Ia terpilih sebagai Bupati Pati dan resmi dilantik pada awal 2025.
Dalam perjalanan kepemimpinannya, nama Sudewo sempat menuai polemik di tengah masyarakat. Pada pertengahan 2025, pernyataannya yang menantang aksi penolakan warga memicu rencana demonstrasi besar-besaran di Pati, dengan tuntutan pencabutan kebijakan pajak dan desakan agar ia turun dari jabatan.
Kini, KPK memastikan proses hukum terhadap Sudewo masih berjalan. Publik menantikan perkembangan lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan dan penetapan status hukum Bupati Pati tersebut.(xoxo)