Jember, BeritaTKP.com – Empat orang dilaporkan meninggal dunia usai mengikuti pesta minuman keras (miras) di Kabupaten Jember. Kepolisian telah mengidentifikasi seluruh korban dan saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kematian para korban.
Kapolsek Patrang, AKP Suparman, mengatakan pesta miras tersebut berlangsung di sebuah gazebo warung yang berada di Jalan Bungur, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Di lokasi kejadian, polisi menemukan puluhan botol bekas minuman keras jenis arak.
“Pesta miras dilakukan di gazebo kedai (warung) di Jalan Bungur, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Di lokasi kami menemukan puluhan botol bekas miras,” ujar AKP Suparman, Selasa (30/12/2025).
Berdasarkan data kepolisian, empat korban meninggal dunia masing-masing berinisial Mery Novitasari (30) dan Susanto (40), keduanya warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang. Dua korban lainnya adalah seorang pria berinisial P serta warga Kecamatan Kaliwates berinisial AM.
Suparman menjelaskan, pesta miras tersebut diikuti oleh delapan orang. Namun, empat di antaranya meninggal dunia, sementara empat lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Pesta miras ini diikuti delapan orang, terdiri dari tujuh laki-laki dan satu perempuan. Empat orang meninggal dunia, sedangkan sisanya masih dirawat,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan saksi, para peserta pesta miras datang ke warung gazebo milik Dony Agus Prihatno pada Sabtu (27/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka diduga mengonsumsi sekitar 25 botol arak hingga dini hari.
Kasus ini baru dilaporkan ke Polsek Patrang pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi serta menyita barang bukti berupa botol-botol bekas arak,” tambah Suparman.
Hingga kini, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci kronologi kejadian tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan kandungan zat dalam minuman keras yang dikonsumsi para korban.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk meneliti kandungan miras yang diduga menjadi penyebab meninggalnya para korban,” pungkasnya.(æ/red)





