Malang Raya,BeritaTKP.com – Ketua RT 08 RW 01 Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing Kota Malang, Heri Prastowo, menerima bantuan bibit buah-buahan dari pihak Kelurahan Arjosari. Acara penyerahan yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat lokal ini menjadi wujud kolaborasi nyata untuk meningkatkan keindahan, kesejahteraan, dan pemanfaatan lahan yang optimal di lingkungan RT tersebut.
Selama penyerahan, Heri Prastowo yang juga menjabat Sekretaris Jenderal organisasi Merah Putih Revolusioner, menyampaikan rasa bangganya bisa berpartisipasi dalam program penghijauan yang direncanakan sejak beberapa bulan lalu. “Saya merasa bangga bisa menghijaukan di RT saya, semoga masih ada kebaikan yang lain untuk diberikan kepada warga RT 08 RW 01 Arjosari,” ujarnya dengan semangat yang menular. Menurutnya, program ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang membangun kesadaran warga akan pentingnya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Acara tersebut tidak berjalan sendirian. Heri didampingi oleh para tokoh perempuan dari PKK Kelurahan Arjosari, antara lain Dra. Elvi Damayanti dan Ibu Dewi Andi SH, serta staf Kelurahan Arjosari, Mbak Fia. Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat – mulai dari lembaga kemasyarakatan perempuan hingga aparatur lokal – untuk program penghijauan ini. Dra. Elvi Damayanti sendiri menyampaikan, “PKK selalu mendukung segala upaya yang bermanfaat untuk warga. Kali ini, kami akan membantu mengkoordinasikan warga perempuan untuk berpartisipasi dalam perawatan kebun nanti, seperti menyiram dan membersihkan gulma.”
Menanggapi musim yang sedang berlangsung, Heri menambahkan, “Musim hujan, waktunya berkebun. Ini merupakan kesempatan yang tepat untuk menanam bibit-bibit baru agar tumbuh dengan baik dan cepat.” Dia menjelaskan bahwa cuaca musim hujan memberikan kondisi yang ideal karena tanah tetap lembab dan suhu yang sejuk, sehingga bibit akan lebih mudah menanam akar dan berkembang. Bahkan, tim kelurahan telah melakukan survei tanah beberapa minggu sebelumnya untuk memastikan lokasi kebun cocok untuk pertumbuhan berbagai jenis buah.
Setelah diterima, bibit buah-buahan yang beragam – antara lain jambu biji, rambutan, durian, dan mangga – langsung dibawa ke kebun RT 08 RW 01 Arjosari yang dulunya terkenal sebagai Wisata Petik Labu Madu Arjosari. Lokasi kebun tersebut berada di belakang sekretariat DPP Merah Putih Revolusioner, tepatnya hanya 50 meter dari lokasi sekretariat tersebut, sehingga mudah diakses oleh warga dan petugas yang bertugas merawatnya. Sebelum menjadi kebun RT, lahan tersebut sempat terabaikan selama beberapa waktu setelah wisata petiknya ditutup, sehingga program ini juga menjadi upaya untuk menumbuhkan kembali potensi lahan yang ada.
Di lokasi kebun, petugas kebun Bapak Yanto segera menurunkan bibit dari gerobak untuk ditempatkan di tempat yang teduh sebelum proses penanaman dilakukan secara teratur. Tak lama setelah itu, bibit langsung disiram dengan air bersih agar tetap lembab dan tidak kering. Keberuntungan juga menyertai acara tersebut, karena pada siang hari itu hujan turun secara perlahan di sekitar lokasi sekretariat dan kebun – sesuatu yang sangat diharapkan oleh semua yang hadir. “Alhamdulillah, hujan datang pas, jadi bibitnya langsung mendapatkan air alami yang jauh lebih baik daripada air pompa,” ujar Bapak Yanto sambil terus menyiram bibit satu per satu dengan penuh perhatian. Dia menambahkan bahwa akan melakukan pemantauan setiap hari untuk memastikan bibit tidak terkena hama atau penyakit.
Program penghijauan ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan keindahan lingkungan RT 08 RW 01 dan mengurangi polusi udara, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga di masa depan. Heri menjelaskan, “Kita berencana jika bibit ini tumbuh subur dan menghasilkan panen yang baik, sebagian hasilnya akan dijual untuk mendanai kegiatan RT, dan sebagian lagi akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.” Selain itu, keberadaan kebun juga diharapkan dapat menjadi tempat berkumpul bagi warga, terutama anak-anak dan orang tua, untuk melakukan aktivitas bersama seperti berkebun, berbicara, dan memperkuat hubungan kebersamaan di lingkungan RT.
Para warga yang menyaksikan penyerahan bibit juga menunjukkan antusiasme yang tinggi. Satu di antaranya, Bapak Suparman (45 tahun), yang tinggal di Jalan Arjosari Raya, mengatakan, “Kita senang banget ada program seperti ini. Dulu, tempat ini ramai dengan wisata petik, sekarang kita harap bisa membuatnya ramai lagi dengan kebun buah yang produktif. Saya juga siap membantu merawatnya kapan saja.”
Pihak Kelurahan Arjosari melalui Mbak Fia menyampaikan bahwa program penghijauan ini adalah bagian dari gerakan kota Malang untuk menjadi “Kota Hijau dan Sehat”. “Kami akan terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk bibit, pengetahuan bertanam, maupun bantuan peralatan kebutuhan, agar program ini bisa berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Mbak Fia. Rencana ke depan, kelurahan juga akan mengadakan lokakarya bertanam untuk warga RT 08 RW 01 agar semuanya mengetahui cara merawat bibit dengan benar.
Dengan semangat yang tinggi dari semua pihak, Heri dan timnya berkomitmen untuk menjadikan kebun RT 08 RW 01 Arjosari sebagai contoh keberhasilan program penghijauan di Kecamatan Blimbing, bahkan di Kota Malang secara keseluruhan. “Kita tidak hanya ingin menanam pohon, tapi ingin menanam harapan bagi warga,” tutupnya dengan senyum.(Imam)





