Malang, BeritaTKP.com – Kecelakaan tragis terjadi di jalur wisata Gunung Bromo via Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Sebuah mobil Toyota Fortuner yang membawa rombongan wisatawan terjun ke jurang sedalam hampir 100 meter, menewaskan dua penumpang perempuan dan melukai empat orang lainnya.
Peristiwa maut itu terjadi pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 14.30 WIB, tepatnya di kawasan Wedi Ireng, Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas. Mobil Fortuner berwarna hitam dengan nomor polisi B 258 ATK melaju dari arah kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menuju Kabupaten Malang.
Diduga Rem Blong di Jalur Menurun
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Chelvin Alif, menyebutkan hasil awal olah TKP dan keterangan saksi mengarah pada dugaan gangguan sistem pengereman.
“Sesampainya di jalur menurun Wedi Ireng, kendaraan diduga mengalami rem blong. Pengemudi sempat membanting setir ke kanan untuk menghindari bahaya, namun kendaraan justru keluar jalur dan terperosok ke jurang,” jelas Chelvin.
Kendaraan Ringsek Parah
Mobil Fortuner tersebut tergelincir dan jatuh ke jurang dengan kedalaman hampir 100 meter. Kondisi kendaraan ditemukan dalam keadaan ringsek berat, terutama di bagian kiri dan depan.
Enam Orang di Dalam Mobil
Kendaraan itu mengangkut enam orang, termasuk sopir berinisial ED (54), warga Bandung, Jawa Barat. Rombongan diketahui baru selesai melakukan perjalanan wisata dari kawasan Bromo.
“Total korban enam orang. Empat mengalami luka-luka dan dua meninggal dunia,” ujar Chelvin.
Dua Korban Meninggal Dunia
Dua korban meninggal dunia merupakan penumpang perempuan lanjut usia, masing-masing berinisial ASI (70) dan ASA (70), warga Kota Malang, yang diketahui masih memiliki hubungan saudara kandung.
- ASI meninggal dunia di lokasi kejadian
- ASA sempat mendapatkan perawatan medis, namun akhirnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit
Sementara sopir dan tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.
Korban Luka Dirawat di Rumah Sakit
Seluruh korban luka dievakuasi ke RS Sumber Sentosa, Kecamatan Tumpang, untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi juga telah mengamankan kendaraan serta barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjutan
Satlantas Polres Malang masih mendalami penyebab pasti kecelakaan melalui pemeriksaan saksi, visum korban, serta analisis teknis kendaraan.
“Kami mengimbau seluruh pengendara agar ekstra waspada saat melintas di jalur wisata Bromo, terutama di tanjakan dan turunan curam, terlebih saat kondisi cuaca tidak bersahabat,” tegas Chelvin.(æ/red)





