JAKARTA, BeritaTKP.com — Kondisi anak berhadapan hukum (ABH) berinisial MA yang menjadi pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta dilaporkan membaik. Setelah mendapatkan perawatan medis, penyidik akhirnya dapat meminta keterangan resmi dari pelaku terkait insiden yang menggegerkan sekolah tersebut pada Senin (1/12/2025).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara hati-hati dan sesuai prosedur perlindungan anak. Dalam pemeriksaan awal, MA memberikan penjelasan mengenai kronologi sebelum ledakan serta motif yang melatarbelakanginya.

Penyidik menyebutkan, keterangan yang diberikan MA akan menjadi dasar pendalaman lebih lanjut, termasuk analisis barang bukti dan pemeriksaan saksi tambahan. Polisi menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan, namun pendekatan yang digunakan mengedepankan aspek pembinaan karena pelaku masih di bawah umur.

Hingga kini, tim gabungan masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam perakitan atau penyediaan bahan peledak. Aparat juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan psikolog untuk menjamin penanganan kasus tetap sesuai aturan perlindungan anak.

Pihak kepolisian akan memberikan perkembangan terbaru setelah proses pemeriksaan lanjutan selesai dilakukan.(æ/red)