Surabaya, BeritaTKP.com – Semakin hari semakin marak tentang isu perselingkuhan yang beredar dimedia social, bahkan aksi perselingkuhan ini juga terjadi didalam lingkungan Pendidikan seperti temuan tim investigas BeritaTKP di lapangan.

Salah satu pengajar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 4, Surabaya, bernama Soetjipto rela meninggalkan jam mengajarnya hanya untuk check in dengan seorang perempuan berinisal X (nama samara).

Soetjipto nampak meninggalkan jam mengajarnya pada Senin (24/11/2025) pukul 10.00 WIB menggunakan Honda Brio Silver dengan Nopol L 1102 HF, yang dimana hari senin adalah hari sibuk lalu mengapa seorang guru bisa meninggalkan murid-muridnya hanya untuk berbuat zinah dengan Wanita lain?.  Ia nampak menemui sephia nya di parkiran Rumah Sakit Islam, Surabaya, yang berada di Jl. Ahmad Yani No.2-4, Wonokromo, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60243.

Setelah menjemput sephianya mereka beranjak menuju ke Hotel Teratai, Surabaya, yang terletak di Jalan Wonorejo Timur, Surabaya, untuk memadu kasih didalam hotel tersebut tanpa memikiran beban pekerjaan yang harus nya ia lakukan.

Sekitar pukul 12.00 WIB pasangan zinah yang tak lagi muda ini nampak meninggalkan hotel tersebut lalu pergi untuk makan siang di Bakso P.Nur Trunojoyo, yang terletak di Jalan Trunojoyo No.37, Surabaya. Setelah kenyang dan dan memadu kasih mereka kembali ke titik semula yaitu di Rumah Sakit Islam, Surabaya, untuk melakukan perpisahan dan kembali rumah masing-masing.

Diketahui Soetjipto adalah warga Karang Menjangan IV, Surabaya, yang sudah memiliki istri bahkan diketahui ia adalah pensiunan guru dari salah satu SMKN di Surabaya, sebelum mengajar di SMK PGRI 4. Lalu bagaimana bisa seorang tenaga pendidik melakukan hal seperti itu? Bukankah seorang tenaga pendidik harus menjadi contoh bagi murid-muridnya. Lantas mengapa hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh Soetjipto?. (tim)