Lombok Timur, BeritaTKP.com– Personel Direktorat Kepolisian Perairan Polda NTB kembali menunjukkan aksi cepat dan tepat dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Pada Minggu (23/11), tim Piket Kapal Polisi (KP) XXI-2012 berhasil mengevakuasi sebuah perahu nelayan beserta tiga orang di atasnya yang dilaporkan hanyut terseret arus di Perairan Gili Sulat, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., dalam keterangannya pada Senin (24/11), menjelaskan bahwa proses penyelamatan tersebut dilakukan setelah petugas menerima laporan masyarakat mengenai perahu yang terlihat tidak bergerak dan terbawa arus.
“Menerima informasi dari warga, anggota langsung bergerak cepat. Mereka mempersiapkan perlengkapan Search and Rescue (SAR) dan menuju titik lokasi,” ujar Kombes Pol Kholid.
Sesampainya di perairan Gili Sulat, tim sempat kesulitan menemukan posisi perahu sehingga dilakukan penyisiran menyeluruh. Perahu akhirnya ditemukan sekitar 1,5 mil dari pulau, dalam kondisi tidak dapat melaju dan terus terseret arus.
Tim kemudian mengevakuasi tiga nelayan tersebut dan menarik perahu menuju Pantai Kokok Pedeq. Sesampainya di darat, para korban langsung diberikan bantuan awal untuk memastikan kondisi mereka stabil.
Diketahui, ketiga nelayan asal Dusun Kokok Pedek, Desa Sugian, tersebut berangkat melaut sekitar pukul 14.00 WITA dalam kondisi cuaca yang masih aman. Namun hingga sore hari mereka tidak kembali, memicu kecemasan keluarga dan warga. Nelayan lain yang melintas melihat perahu korban yang tidak dapat dikendalikan, lalu melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, kelengkapan keselamatan, serta memastikan alat komunikasi berfungsi dengan baik sebelum melaut.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk selalu mengedepankan keselamatan saat beraktivitas terutama di laut,” tutup Kombes Kholid.(æ/red)





