Merauke, BeritaTKP.com – Warga Kampung Nggolar, Distrik Merauke, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di aliran Kali Maro, pada Jumat (24/10/2025) pagi.

Korban diketahui bernama MS (60), warga Jalan Kelapa Lima, Kelurahan Kelapa Lima, Kabupaten Merauke, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan identifikasi kepolisian.

πŸ”Ή Penemuan Jenazah oleh Warga

Penemuan bermula saat Moses Tembua (27), warga Kampung Nggolar, bersama adiknya Yohakim, tengah memeriksa jaring ikan yang dipasang di kali sekitar pukul 07.15 WIT.
Keduanya dikejutkan oleh sesosok tubuh laki-laki yang mengapung di permukaan air dengan kondisi tubuh sudah mengelupas. Moses segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

πŸ”Ή Tim Gabungan Lakukan Evakuasi

Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan dari Satreskrim Polres Merauke, Sat Polairud, dan Basarnas langsung bergerak menuju lokasi menggunakan speedboat.

Evakuasi jenazah dilakukan sekitar pukul 10.20 WIT di belakang Kampung Nggolar.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke Pelabuhan Perikanan Kelapa Lima, lalu menuju kamar jenazah RSUD Merauke untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

πŸ”Ή Identitas Korban dan Hasil Pemeriksaan

Dari pemeriksaan Unit Identifikasi, petugas menemukan KTP atas nama MS di saku celana korban.
Dua anggota keluarga, berinisial N dan S, datang ke RSUD Merauke dan memastikan bahwa korban adalah kerabat mereka.

Hasil visum luar yang dilakukan oleh dr. Shinta Maharani menunjukkan jenazah telah mengalami pembusukan 100 persen dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

πŸ”Ή Dugaan Sementara: Bunuh Diri

Selain itu, polisi juga menemukan dua lembar surat yang diduga ditulis korban sebelum meninggal. Surat tersebut berisi permohonan maaf kepada keluarga dan pesan perpisahan.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui mengidap penyakit TBC dan sempat menjalani perawatan beberapa waktu sebelumnya.

β€œDari hasil olah TKP, keterangan saksi, dan barang bukti yang ditemukan, kuat dugaan korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara melompat ke Kali Maro,” ujar IPDA Sewang, KBO Reskrim Polres Merauke.

πŸ”Ή Tindakan Kepolisian

Saat ini, jenazah korban masih berada di RSUD Merauke untuk pemeriksaan medis lanjutan. Polisi memastikan tidak ditemukan unsur kekerasan atau tindak pidana dalam peristiwa tersebut, namun tetap melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan seluruh fakta di lapangan.(Γ¦/red)