
Kabupaten Malang,BeritaTKP.Com – Setiap malam seusai salat tarawih,Jalan Trunojoyo di Dusun Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon selalu ditutup total.
Jalan sepanjang 200 meter di dekat Masjid Al Ilyas itu dipenuhi pejalan kaki dan pengendara motor yang pulang setelah mengikuti salat.
Rata-rata mencapai 10 ribu jamaah.
Salah satu daya tarik salat mengikuti salat tarawih di Masjid AlIlyas itu adalah adanya uang sedekah yang diterima setiap jamaah.
Masing-masing mendapat Rp 20 ribu. Uang itu diberikan oleh Haji Sulaiman, pengusaha rokok sekaligus pe milik CV Sayap Mas Nusantara. Tahun lalu, uang yang di berikan kepada tiap jamaah malah lebih banyak, yakni Rp 50 ribu.
Namun,karena yang datang untuk ikut salat pada tahun ini membeludak, uang yang diberikan menurun menjadi Rp 20 ribu per orang.
“Meskipun uang yang di berikan menurun, antusias warga tetap tinggi,” ujar Winarti, salah seorang jamaah yang mengikuti salat tarawih di Masjid Al Ilyas, Rabu lalu (5/3).
Perempuan berusia 45 tahun itu mengaku berangkat dari rumahnya di Kecamatan Pagelaran sejak pukul 18.30.
Dia ingin menjawab rasa penasaran, apakah seluruh jamaah benar benar diberi uang masing-masing Rp 20 ribu.
Ternyata memang benar.
Setelah salat tarawih, puluhan takmir masjid membagikan uang kepada para jamaah.
Baik yang berada di dalam masjid maupun yang tersebar di halaman rumah-rumah warga.
Setelah bubar, jamaah dari masjid itu memenuhi jalan, sehingga harus dilakukan pengalihan arus lalu lintas.
Kapolsek Gondanglegi AKP Lukman Hudin mengaku setiap hari harus mengerah kan 30 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan tersebut. Termasuk mengendalikan arus lalu lintas dan mengatur jamaah yang bubar.
“Sebab tiap hari kurang lebih 10 ribu orang datang untuk salat tarawih di sana,” ujar Lukman.
Setiap bubar salat tarawih, sepanjang 200 meter jalan di depan Masjid Al Ilyas akan di alihkan. Kendaraan diarah kan belok ke kanan melewati depan CV Sayap Mas Nusantara.
Saat melintas di sana pun masih harus berdesakan dengan sepeda motor jamaah yang mencapai ribuan. Dua anggota Koramil juga ikut membantu melakukan pengamanan.
Mereka dibantu 40 anggota Banser dan 20 takmir masjid. (Red/Imm)





