
Bojonegoro, BeritaTKP.com – Sebuah perahu penambah pasir dikabarkan terbalik dan tenggelam di Bengawan Solo, Desa Semanding, Kecamatan Bojonegoro Kota. Dalam peristiwa itu, satu orang penambang belum ditemukan dan 3 lainnya berhasil selamat.
Suparman, salah satu kerabat korban mengatakan perahu penambang pasir itu ditumpangi empat orang. Mereka adalah Saparun, Kamali dan Arif. Ketiganya merupakan warga Desa Samanding, kecamatan Bojonegoro. Sedangkan seorang lainnya diketahui bernama Sodik asal Simo, Tuban.
Ketiga korban yakni Saparun, Kamali, dan Sodik berhasil selamat setelah berusaha berenang ke pinggir. Namun salah seorang bernama Arif tenggelam dan hingga sore ini belum ditemukan dan dalam proses pencarian tim SAR gabungan.
“Perahu terbuat dari plat besi, mereka cari pasir. Mau pindah tempat. Kok tiba tiba perahu muatan pasir dan para penambangnya itu nyungsep hingga tenggelam. Arif yang belum ditemukan,” tutur Suparman, dikutip dari detikjatim, Senin ( 22/4/2024).
Kalaksa BPBD Bojonegoro Laila Noer Ainy mengatakan, tenggelamnya perahu penambang pasir tersebut terjadi sekira pukul 12.30 WIB. Puluhan tim SAR dari BPBD, TNI dan polisi hingga Tagana dikerahkan untuk mencari Arif.
“Kita kerahkan tim pencarian korban dengan dua perahu boat saat ini agar korban segera ditemukan. Mereka penambang pasir manual di Bengawan Solo. Tiga selamat dan satu belum ditemukan,” tandas Laila. (Din/RED)





