Surabaya, BeritaTKP.com – Aksi kejam yang dilakukan oleh seorang ibu bernama Ari Sulistyawati (24) tergolong sudah sangat parah. Karenanya, putranya sendiri yang berinisial MTP (4) tewas usai dibekap oleh bantal. Bahkan sebelumnya ia sempat menyiksa putranya selama dua minggu.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana mengatakan bahwa faktor kekerasan fisik yang dialami korban ialah karena masalah sepele. “Karena korban buang air kecil di celananya, ia harus menerima kekerasan fisik dari tersangka, hal itu bahkan dilakukannya sejak dua minggu lalu,” jelas Mirzal.
Terdapat luka lebam di sekujur tubuhnya, hal itu diduga karena korban mendapat pukulan benda keras oleh tersangka. “Sangat miris, mulai dari bagian kaki, paha, badannya terdapat luka lebam, bahkan di pipi kanan dan kirinya juga bengkak hingga berdarah,” tambahnya.
Korban sebelumnya tinggal bersama neneknya di Jalan Srengganan I, dan baru satu bulan tinggal bersama tersangka Ari Sulistyo yang merupakan ibu kandungnya di Jalan Sido Kapasan I. “Korban baru satu bulan ini tinggal bersama tersangka, dan sejak dua Minggu lalu ia sudah mengalami kekerasan fisik,” pungkas Mirzal.
Menurut keterangan dari salah satu petugas kamar mayat RS dr Soetomo, korban tewas karena kehabisan oksigen setelah dibekap bantal oleh tersangka. Selain itu, terdapat luka di leher yang diduga bekas cekikan. “Di lehernya ada bekas luka, sepertinya telah dicekik,” ujarnya, pada Kamis (11/11/2021).
Atas aksi kejamnya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) UU RI No. 35 Tahun 2014 Atas Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP dan diancam pidana 20 tahun penjara.
(k/red)






