Malang, BeritaTKP.com – Aksi pencurian di dalam masjid kembali terjadi. Kali ini lokasi pencurian ada di Masjid At-Taubah, Jalan Simpang Barito, Kota Malang, pada Selasa (12/3/2024). Dari aksinya itu, pelaku berhasil mencuri dua dompet milik jemaah masjid yang berisi uang dan kaca mata baca.

Takmir Masjid At-Taubah mengatakan, pelaku masuk saat seluruh jemaah sedang menunaikan salat subuh berjamaah. “Kalau melihat rekaman CCTV, pelaku naik lewat tangga yang menuju ke pintu timur. Kemudian sempat seolah memeragakan gerakan salat, namun tidak sama dengan imam,” ujar Sekretaris Takmir masjid At-Taubah Farid, Rabu (13/3/2024).

Dari rekaman CCTV, pelaku diketahui hanya berpura-pura mengikuti gerakan salat. Tapi ternyata mengintai barang bawaan jemaah perempuan masjid tersebut. Saat sujud rakaat terakhir, pelaku langsung beraksi.

“Jadi pelaku ini masuk mengambil barang milik ibu-ibu jamaah masjid di sisi utara. Kemudian keluar dan melihat situasi. Saat sujud kedua, pelaku kembali masuk dan mengambil barang jamaah di sisi selatan sebelum akhirnya kabur,” bebernya.

Setelah salat dan sadar jika barangnya diambil, korban langsung berteriak minta tolong. Teriakan jemaah yang kehilangan barang miliknya kemudian mengundang kepanikan jemaah lain dan berusaha mengejar pelaku.

“Sepertinya pelaku ini sudah ditunggu temannya di jalan, di luar komplek masjid. Jadi memanfaatkan jeda setelah sujud sampai salam, untuk kabur usai beraksi,” kata Farid.

Menurut Farid, bukan kali ini saja Masjid At-Taubah menjadi sasaran pencuri. Pada Sabtu (24/2/2024), lalu, pencuri menguras habis uang kotak amal. Tak hanya mencuri dompet para jemaah, pelaku juga diduga mengambil tabung elpiji 3 kilogram milik masjid. Meski demikian, pencurian ini belum ada bukti pastinya.

“Kami tidak bisa berburuk sangka, apakah pelakunya sama atau beda. Karena kalau yang tadi pagi. Itu posturnya agak tinggi, pakai hoodie dengan penutup kepalanya, dan masih muda. Kalau yang akhir Februari, itu pakai pakaian hitam, dan rambut agak keriting,” jelasnya.

Pengurus masjid telah melaporkan adanya aksi pencurian ini kepada pihak keamanan dan RT/RW setempat. Mereka berharap adanya kejadian ini dapat membuat semua jemaah waspada. “Kami sudah menyampaikan ke pihak keamanan setempat. Kalau ke polisi belum,” pungkasnya. (Din/RED)