
Mojokerto, BeritaTKP.com – Puskesmas Bloto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, mengalami kebakaran hebat. Api membakar hangus ruangan petugas kebersihan dan gudang. Selain itu, seorang pegawai pingsan gegara sesak napas ketika membantu pemadaman.
Salah seorang saksi mata bernama Dewa (41) mengatakan jika kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, ia sedang istirahat di musala dan melihat kepulan asap di gudang lantai 2. “Saya tengok api sudah berkorbar besar. Api kemudian menjalar ke bawah (ruangan cleaning services),” tutur Dewa, Senin (16/10/2023) kemarin.
Saat kebakaran terjadi, para pegawai Puskesmas Blooto sedang sibuk Zoom Meeting untuk akreditasi. Sejumlah pegawai pun berupaya memadamkan api di gudang barang bekas di lantai 2 menggunakan alat sekadarnya. Namun, sebagian pegawai justru berhamburan keluar puskesmas. “Tadi ada Zoom Meeting akreditasi. (Ketika tahu ada kebakaran) Panik, semua berhamburan keluar,” ungkap pegawai bagian multimedia ini.
Salah seorang pegawai Diskominfo Kota Mojokerto, Afandi dilaporkan sempat tumbang gegara sesak napas ketika membantu memadamkan api. Korban selanjutnya dilarikan ke IGD RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. Di sisi lain, para pegawai Puskesmas Blooto mengevakuasi peralatan medis dari sejumlah ruangan untuk mengantisipasi kebakaran membesar, antara lain adalah alkes di ruang persalinan, pijat bayi, ruang rawat pasca persalinan, ruang tindakan KB dan ruang ISPA.
Sedikinya 4 mobil PMK dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Kebakaran baru benar-benar bisa dipadamkan sekitar pukul 15.10 WIB. Sehingga para pegawai bisa mengembalikan alkes yang sempat mereka evakuasi ke luar puskesmas.
Kapolsek Prajurit Kulon Kompol Maryoko menjelaskan, api pertama kali berasal dari ruang terbuka di lantai 2 yang berisi barang bekas. Kemudian api menjalar ke bawah membakar gudang barang bekas dan ruangan cleaning service. “Setelah kami cek, di 2 lokasi itu ternyata ruang cleaning service, gudang berkas, dan gudang bekas kasur dan kursi,” jelasnya.
Menurut Maryoko, pihaknya bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto Kota telah melakukan olah TKP awal. Kedua area yang terbakar juga sudah dipasangi garis polisi. Penyebab kebakaran bakal diungkap oleh Labfor Polda Jatim. “Kami mengajukan pemeriksaan oleh Labfor Polda Jatim untuk mengetahui penyebab kebakaran,” cetusnya.
Maryoko menambahkan Afandi yang sempat tumbang karena sesak napas telah pulih. “Alhamdulillah orangnya sudah sehat kembali, karena responnya bagus, kena asap dia sesak napas,” tandasnya. (Din/RED)





