
BeritaTKP.com – Usai viralnya kontroversi yang terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu, dunia jagat maya dihebohkan dengan sebuah video yang menunjukkan tata cara sholat tidak sesuai syariat Islam.
Usut punya usut, aksi nyeleneh tersebut dilakukan oleh sejumlah oknum yang mengaku berasal dari Pondok Pesantren Al Kafiyah yang tidak diketahui pasti dimana lokasi berada.
Dalam video berdurasi 39 detik yang terposting di sebuah laman Instagram milik akun @ndorobei.official tersebut menampakkan 4 orang sedang melaksanakan ibadah sholat. Empat orang tersebut adalah seorang wanita bercadar menjadi imam 3 orang pria yang menjadi makmumnya.
Diketahui di dalam agama islam, seorang perempuan diharamkan untuk menjadi imam laki-laki. Hal ini disebabkan karena Allah swt menjadikan laki-laki sebagai pemimpin perempuan. Perempuan boleh menjadi imam salat kepada jemaah yang perempuan juga, jadi makmumnya anak yang belum dewasa dan perempuan.
https://www.instagram.com/reel/Ct_I6-ZJxqA/?igshid=MjAxZDBhZDhlNA==
Tak sampai disana, aksi nyeleneh juga dilanjutkan tatkala wanita berbaju hijau tersebut melakukan gerakan aneh setelah ruku. Gerakan itu sebenarnya disebut I’tidal yakni gerakan bangun dari ruku’ dengan cara berdiri tegak lalu dibarengi mengangkat kedua tangan sejajar telinga atau bahu dalam satu kali dengan menyebut “Sami Allahu liman hamidah”.
Namun, wanita bercadar hijau tersebut terlihat menyalahi gerakan dengan mengangkat kedua tangan sejajar telinga sebanyak tiga kali, bertahap dimulai dari arah kanan, kiri, lalu ke tengah. Didampingi itu, gerakan-gerakan salat tersebut juga dilihat oleh tiga orang perempuan lainnya lengkap dengan memakai mukenah.
Masih dalam unggahan video, nampak terlihat nama Ponpes Al Kafiyah terpampang jelas dibalakang makmum laki-laki yang sedang melakukan geraka seperti salat. “Ponpes Al Kafiyah ‘Pimpinan Guru Besar Ustazah Umariyah’” begitu bunyi tulisan spanduk yang dipasang di jendela rumah tersebut.
Selain itu, disana juga dituliskan menerima pengobatan medis, menerima santri baru, mengajarkan semua ilmu. Serta yang lebih mengejutkan ada sebuah tulisan bahwa bisa menghapus dosa.
Hal itupun dijadikan thumbnail oleh pengunggah bertuliskan “Gila! Pesantren Sesat Penghapus Dosa, Pertanda Kiamat Imam Salat Perempuan”.
Video tersebut sontak mendapatkan ratusan komentar dari para warganet. Sebagian warganet menyayangkan aksi para manusia yang semakin hari semakin sesat.
“PADA AKHIR ZAMAN MEMANG AL QUR’AN SUDAH MENJELASKAN AKAN DATANGNYA DAJJAL” ujar salah satu akun dengan username @emilsalim********.
Selain itu, Salah satu warganet juga mengatakan bahwa aksi tersebut memang sering ditunjukkan oleh sebagian kaum beraliran sesat. “Byk kok aliran sesat..apalagi daerah minoritas muslim, conton kayak dikalteng daerah gunung…dsna ada oknum yg mengatasnamakan ulama, namun umatnya harus bayar setoran perbuat biar masuk surge n ngga perlu LG sholat, puasa, ngaji, zakat..pkoknya cukup bayar perbulan..coba dch bhabin harusnya nindak jelas, soalnya itu pdhl masuk penipuan.” ujar akun dengan username @ilekadia*******. (Din/RED)





