Malang, BeritaTKP.com – Nasib tragis dialami oleh Sunarsih (48), warga asal Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Wanita paruh baya tersebut dibunuh secara keji oleh anak kandungnya sendiri yang bernama David Humaidi Candra Kuncoro (28), pada Sabtu (15/4/2023) lalu, sekitar pukul 09.00 WIB.
Sunarsih dinyatakan meninggal sekitar pukul 10.00 WIB saat dalam perjalanan menuju RS Mitra Delima, Kecamatan Bululawang. Setelah dinyatakan meninggal, jenazah korban kemudian dibawa RSUD Dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. Di sana, Tim Inafis Polres Malang melakukan pemeriksaan lanjutan.
Di tubuh korban ditemukan tujuh luka tusukan. Tusukan paling mematikan ada pada bagian dada korban. Selain dalam, tusukan pada bagian itu juga cukup lebar.

Kejadian berdarah tersebut bermula ketika Sunarsih terlibat cekcok dengan David di Dusun Krajan, Desa setempat. David yang emosi akhirnya gelap mata dan melakukan beberapa penusukan. Korban yang dalam keadaan setengah sadar, berusaha meminta pertolongan kepada tetangga.
Tak lama kemudian, seorang perangkat desa yang bernama Irfan Kaur melintas di depan TKP. Melihat Sunarsih yang sudah bersimbah darah, pria berusia 50 tahun tersebut berupaya menolongnya. Irfan juga ikut mengantar jenazah ke RSSA Malang.
Isa, kakak perempuan korban menduga pertikaian antara Sunarsih dan David disebabkan karena uang. Yang ia tahu, Sunarsih pernah mengirimkan uang sebanyak Rp 50 juta kepada David untuk dibelikan sebidang tanah. ”Uang itu dikirim ketika korban menjadi TKW (tenaga kerja wanita),” kata warga Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang itu.
Namun, setibanya di Indonesia, uang tersebut sepertinya belum dibelikan sebidang tanah. Sehingga, Sunarsih menagihnya ke David. Sementara itu, pelaku diamankan oleh polisi.
Untuk sementara, motif tersebut jadi dugaan awal mengapa bapak dua anak tersebut membunuh ibu kandungnya sendiri. Keterangan tersebut diperkuat pernyataan dari Uswatul Hasanah, salah satu keponakan korban. ”Ibunya baru 1 April sampai di sini (Indonesia), saya juga tidak menyangka kejadiannya akan seperti ini,” ujar dia yang tinggal tepat di samping TKP.
Sebelumnya, Sunarsih diketahui bekerja sebagai TKW atau pekerja migran di Hongkong. Kabarnya, dia mengambil jatah cuti agar bisa berlebaran di Indonesia. Di rumah yang menjadi TKP itu lah dia tinggal bersama suaminya. Di rumah itu juga David dan keluarga kecilnya tinggal.
Perlu diketahui, David adalah putra kedua Sunarsih bersama pasangan sebelumnya. kasus berdarah tersebut pun sudah ditangani polisi. ”Satu jam setelah kejadian, polisi datang untuk menangkap David,” kata Sueb, adik ipar korban saat ditemui koran ini.
Kapolsek Gondanglegi Kompol Pujiyono menyebut bila kasus itu kini ditangani jajaran Satreskrim Polres Malang. ”Setelah ditangkap, tersangka langsung dibawa ke Polres Malang untuk diperiksa lebih lanjut,” kata dia. (Din/RED)





