Pasuruan, BeritaTKPcom – Warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan dihebohkan dengan aksi adu celurit yang dilakukan oleh tiga orang hingga membuat ketiga nya terluka bacok dan dilarikan ke RSUD Grati. “Ketiganya saat ini dirawat di RSUD Grati akibat luka bacok setelah carok,” jelas Kapolsek Lekok, AKP Agung Sujatmiko, Jumat (27/1/2023).

Identitas 3 orang yang terlibat tersebut diantaranya, Supardi (40), M Barham (22) dan Sugiantoro Sugiantoro (33), Ketiganya merupakan warga Dusun Tlogo, Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Gambar ilustrasi.

Dari pemeriksaan para saksi, kronologi kejadian ini bermula saat Supardi yang hendak berziarah ke makam keluarga sekitar pukul 17.30 WIB sore kemarin, tiba-tiba diadang oleh M Barham dan Sugiantoro bersama tiga orang teman mereka yang bernama Soleh, Saihu dan Sugianto.

Dengan memasang wajah garangnya, 5 orang itu datang mengendarai sepeda motor sambil menenteng senjata celurit dan parang. Ketika berhadap-hadapan, Sugiantoro dan M Barham langsung menyerang mengayunkan bacokan celurit dan parang ke tubuh Supardi. Akhirnya Supardi mendapatkan luka bacokan celurit dan parang di tangan, wajah dan kaki.

Tidak menyerah, Supardi pun kemudian menyerang Sugiantoro dan merebut senjata celuritnya lalu membacokkan ke bagian kepala M Barham. Setelah itu, Supardi terus menyerang lagi lalu membacok punggung Sugiantoro.

Di sisi lain, pertikaian itu telah memantik kegemparan warga hingga mendatangi TKP dan melerai ketiganya yang masing-masih sudah terluka bersimbah darah. Warga lalu mengevakuasi ketiganya ke RSUD Grati.

“Setelah warga membawa ketiga orang itu ke RSUD Grati, perwakilan warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Lekok,” ungkapnya.

Saat polisi melakukan pengecekan di RSUD Grati, keluarga masing-masing pihak telah berkumpul di RSUD Grati. Suasana tegang antar kelompok pun terlihat sampai malam hari di RSUD Grati.

Untuk menghindari potensi bentrok, Polsek Lekok pun meminta bantuan pengamanan ke Polsek Grati dan Polres Pasuruan Kota. “Kemarin malam, kami meminta tambahan pasukan untuk pengamanan,” tandasnya. (Din/RED)