Surabaya, BeritaTKP.com – Sebuah rumah kos sekaligus rumah usaha laundry milik Winarsih yang beralamat di Jalan Dukuh Kupang XX, No. 16B, Dukuh Pakis, Surabaya hangus terbakar, pada Kamis (12/1/2023) kemarin dini hari sekitar pukul 02.23 WIB. Mengenai penyebab kebakaran, diduga terjadi karena adanya korsleting listrik.
Peristiwa mengamuknya si jago merah ini diketahui pertama kali oleh Winarsih. Ia melihat adanya asap pekat warna hitam yang muncul dari tempat ruang setrika. Sontak, penghuni rumah pun langsung meminta bantuan kepada warga sekitar dan langsung menghubungi Command Center 112 guna mendapatkan bantuan.

Tak butuh waktu lama, petugas gabungan tiba di lokasi kejadian pada pukul 02.44WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (DPKP) dan Penyelamatan Kota Surabaya langsung melakukan pemadaman dan pembasahan, Petugas BPBD menyiapkan P3K dan bahan cair di lokasi serta melakukan pendataan. Petugas Satpol PP dan kepolisian mengamankan lokasi kebakaran. Sementara petugas PMI menyiapkan P3K dan unit ambulance di lokasi.
Sekertaris BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun mengatakan, kebakaran diawali terdengar suara letupan, disusul munculnya asap pekat memenuhi lantai 1 dan 2 rumah tersebut. “Penghuni rumah mendengar letupan dan mengeluarkan asap di kantor laundry,” katanya, Kamis (12/1/2023).
“Petugas membuka paksa pintu rumah untuk masuk dengan menggunakan breathing apparatus atau alat bantu pernafasan,” imbuhnya.
Petugas kemudian menggunakan blower untuk mengeluarkan dan mengurai asap yang sudah memadati bangunan berlantai dua tersebut.
Diketahui, pada rumah tersebut, lantai dua digunakan untuk kamar kos-kosan, sedangkan lantai satu untuk laudry. “Bangunan ini terbagi menjadi dua, yaitu kos-kosan di lantai dua dan usaha laundry di lantai satu. Penghuni kos semua berhasil dievakuasi,” terangnya.
Sumber api diketahui berasal dari ruangan laundry bagian belakang. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, api berhasil menghanguskan area seluas 6X 7 meter. “Tidak ada korban jiwa. Sumber api ada di ruangan laundry bagian belakang. Namun api tidak menjalar ke lantai dua,” pungkasnya. (Din/RED)





