Bangkalan, BeritaTKP.com – Seorang wanita berinisial UK (26), warga Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, menjadi korban aksi main hakim sendiri oleh segerombolan emak-emak, pada Minggu (1/1/2023) lalu.

Aksi main hakim berujung penganiayaan tersebut terekam dalam bentuk video hingga akhirnya viral di media sosial (medsos). Korban yang tidak terima, mendatangi Polsek Kamal, pada Selasa (3/1/2023) pada pukul 15.00 WIB untuk melaporkan apa yang dialaminya waktu itu.

Salah satu cuplikan video saat UK dikeroyok oleh sejumlah perempuan.

Dalam video berudurasi 02.47 menit tersebut terlihat UK tiba-tiba didatangi sejumlah perempuan. UK diseret lalu dihujani pukulan. Terdengar pula suara seorang perempuan dengan teriakan, ‘pelakor, pelakor’. Pelakor artinya perebut laki orang – istilah para warganet untuk perempuan yang dianggap pengganggu rumah tangga orang.

Atas laporan UK, Polsek Kamal hingga Rabu (4/1/2023) kemarin petang telah memanggil tiga orang saksi, tiga orang diduga pelaku, dan akan memanggil tiga orang terduga pelaku lainnya, Kamis (5/1/2023) untuk dimintai keterangan. Diduga, aksi pengeroyokan itu dipicu rasa cemburu.

“Pelapor adalah penjual teh poci di depan minimarket Aka Jaya, Kamal. Tiba tiba datang beberapa orang dan langsung menuju kepada pelapor. Merasa terancam, pelapor berusaha menghindar dengan berlari ke dalam sisi samping Utara minimarket,” ungkap Kasi Humas Polres Bangkalan, Risma Wijayati.

Lebih detail, di dalam rekaman video tersebut, UK mengenakan lengan panjang berwarna merah, tampak tidak berdaya menanggani omelan dan pengeroyokan tersebut. Tak hanya dikeroyok, UK juga ‘diadili’ di depan umum dengan tuduhan sebagai pelakor.

Beruntung, pengeroyokan bisa dilerai ketika beberapa pria dan mengevakuasi UK dari lokasi kejadian. Peristiwa tersebut sempat menjadi tontonan para pengendara yang melintas di depan minimarket tersebut.

“Pelapor mengalami luka-luka akibat pukulan dari beberapa orang, baju rusak, serta rambutnya digunting salah satu pelaku pengeroyokan. Selain mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, kami juga telah mengamankan beberapa barang bukti,” pungkas Risna.

Sementara Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono menambahkan, pihaknya sudah mengamankan beberapa orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan dan hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan.

“Di video itu satu wanita dikeroyok beberapa wanita lainnya dan tampak ada satu laki-laki bantu mengeroyok. Semoga kami bisa mengurai peran masing-masing dari orang-orang yang telah melakukan pengeroyokan kepada wanita tersebut. Motifnya nanti kami dalami karena baru hari ini dikumpulkan untuk diperiksa,” singkat Wiwit. (Din/RED)