Manggarai Barat, BeritaTKP.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Kanada berinisial ML alias Marc (62) ditemukan meninggal dunia di kamar nomor 11 Hotel Greenhill Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Korban diduga meninggal akibat bunuh diri pada Jumat (13/2/2026).
Tim Inafis Satreskrim Polres Manggarai Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Sabtu (14/2/2026) petang. Dari hasil pemeriksaan awal, kamar ditemukan dalam kondisi rapi tanpa tanda-tanda kekerasan maupun penggeledahan paksa.
Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat AKP Lufthi Darmawan Aditya menjelaskan, posisi jenazah ditemukan dalam keadaan duduk bersandar di dinding sebelah kiri dekat kamar mandi.
“Jenazah ditemukan dalam keadaan duduk tersandar pada dinding kamar sebelah kiri dekat kamar mandi, dengan leher terikat seutas tali yang ujungnya terikat pada kayu vertikal penyangga lemari di dalam kamar,” ungkap Lufthi, Minggu (15/2/2026).
Polisi Temukan Surat Wasiat
Di dalam kamar, polisi mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban, seperti paspor, dompet, lencana Polisi Militer Kanada, serta dokumen asuransi CAA. Petugas juga menemukan secarik kertas yang diduga merupakan surat wasiat yang ditulis dalam bahasa asing.
“Ditemukan surat wasiat menggunakan bahasa asing di kamar korban,” tambah Lufthi.
Hasil Visum Perkuat Dugaan Bunuh Diri
Hasil visum luar di RSUD Komodo hingga pukul 17.50 WITA menunjukkan ciri-ciri klinis yang mengarah pada kasus gantung diri, seperti sianosis (wajah kebiruan) dan lidah tergigit. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan tumpul maupun tajam pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan bekas kekerasan pada tubuh korban. Diduga kuat korban melakukan tindakan bunuh diri,” jelasnya.
Saat ini kamar hotel telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Jenazah korban masih berada di ruang jenazah RSUD Komodo sambil menunggu koordinasi dengan Kedutaan Besar Kanada terkait proses pemulangan ke negara asal.
Polisi menyatakan tetap mendalami motif di balik dugaan bunuh diri tersebut, meskipun temuan awal mengarah pada tindakan yang dilakukan korban sendiri.(æ/red)





