Blitar, BeritaTKP.com – Warga Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar dihebohkan dengan amukan si jago merah yang meneyerang wisata Kampung Coklat yang terletak di desa setempat. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (26/4/2023) kemarin, sekitar pukul 01.40 WIB tersebut membuat 5 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian untuk menjinakkan kobaran api.
Api baru bisa dijinakkan setelah para petugas berkutat selama 4,5 jam. Sejauh ini, kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh adanya arus pendek, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Pada idul Fitri 1444 H kali ini, Pemkot Pasuruan Kasi Pencegahan dan Investigasi Kebakaran Damkar Pemerintah Kabupaten Blitar Tedy Prasojo, mengatakan lima unit mobil pemadam itu terdiri atas dua mobil damkar milik Pemkab Blitar, sedangkan sisanya milik Pemerintah Kota Blitar.
Pihaknya juga menerjunkan satu mobil tangki supply air milik BPBD Kabupaten Blitar dan dua unit lainnya milik BPBD Pemkot Blitar. “Awal api muncul dari ruangan packing coklat, di sisi utara pintu masuk sebelah barat. Lalu api cepat menjalar dan menyebar cukup luas ke arah timur sampai areal wahana permainan anak-anak,” kata Tedy.
Petugas damkar bersama warga setempat berjibaku memadamkan kobaran api yang cukup besar. Banyaknya material yang mudah terbakar di sekitar lokasi menyebabkan api mudah menyebar.
Sejak muncul kobaran api sekitar pukul 01.00 WIB, api baru bisa benar-benar padam sekitar pukul 04.30 WIB. Tak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta. “Berdasar dari hasil investigasi awal, api muncul dari arus pendek di ruang packing coklat. Tapi kita tunggu hasil laporan pihak kepolisian, supaya lebih valid,” tuturnya.
Sementara itu, pemilik wisata Kampung Coklat yakni Kholid Mustafa mengatakan kebakaran ini dipicu rice cooker yang tidak dicabut. Rice cooker ini berada di area cooking clas.
Area tersebut merupakan lokasi yang terbakar hingga 5 persen dari total luasan kampung coklat. Meskipun begitu kebakaran ini tidak menutup operasional wahana wisata edukasi ini. “Hari ini tetap kita buka seperti biasa, hanya area cooking clas yang kita tutup. Untuk area lain seperti tempat bermain dan lainnya masih beroperasi,” pungkasnya. (Din/RED)





