Purworejo, BeritaTKP.Com –Di pertengahan Juli ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan meminta masyarakat untuk waspada. Seringkali terjadi perubahan cuaca dan suhu udara secara mendadak. Kondisi ini disebut dengan bediding.
Kalaksa BPBD Kota Pasuruan, Samsul Hadi mengungkapkan, saat ini cuaca di Kota Pasuruan masih tidak menentu. Saat siang hari, matahari bersinar terik. Namun saat malam tiba-tiba suhu mendadak menjadi dingin. Bahkan terkadang juga masih turun hujan saat malam hari. Hal ini membuat udara malam menjadi dingin atau orang Jawa menyebutnya bediding.
“Masyarakat harus berhati hati dan pandai menjaga stamina tubuh. Saat siang hari panas, namun tiba tiba saat malam mendadak dingin,” terangnya.

Samsul menjelaskan kondisi ini memang rutin terjadi setiap tahun. Utamanya saat posisi bulan berada di antara matahari dan bumi. Sehingga sinar matahari terhalang oleh bulan dan menjadikan suhu di bumi menjadi dingin. Kondisi ini membuat saat malam hari, udara menjadi lebih dingin dibandingkan sebelumnya. Apalagi saat ini musim sedang tidak menentu.
Untuk itu, pihak BPBD menghimbau agar masyarakat untuk selalu menjaga kondisi tubuh agar tidak sakit. Misalnya dengan makan makanan bergizi dan minum air putih serta istirahat yang cukup. Pasalnya cuaca dengan perubahan mendadak seperti saat musim pancaroba, rawan menimbulkan penyakit jika kondisi tubuh tidak dalam kondisi sehat dan baik.
“Tetap makan makanan bergizi dan kalau memang tidak perlu lebih baik di rumah, apalagi saat ini masih sedang dalam pandemi,” terang Samsul. (Red)





