Kediri, BeritaTKP.com – Aksi mesum pasangan muda-mudi yang sedang bermesraan (ciuman) di Taman Brantas, diabadikan dalam postingan foto di akun instagram @medsoskediri, tiga hari lalu. Sontak postingan tersebut ramai di komentari oleh warganet. Tak sedikit warganet dibuat gemas dengan melontarkan kata sindiran kepada sepasang muda-mudi tersebut.

Beberapa warganet mengomentari video dengan menuliskan kata “mbok yo ndelik bos. Ojo ng tempat umum” “seharusnya sembuyi bos, jangan di tempat umum”; “ngene ki lak d takoni mangan babi yo muni haram??” “Kayak gini kalo ditanya makan babi ya bunyi haram??”.

Foto pasangan muda-mudi tengah berciuman di salah satu bangku Taman Brantas, Kotas Kediri. (sumber: akun instagram @medsoskediri)

Posting-an diakhiri dengan caption “tdi ada yg bawah jembatan sebelah timur tp ga saya foto. Diih lebih parah kak,”. Caption terakhir itu mengisyaratkan bahwa tindakan tak senonoh itu tidak hanya terjadi di satu titik saja. Sementara jika diamati, lokasi foto yang di-posting itu tepat berada di bawah area Jembatan Brawijaya yang ada di Taman Brantas Kota Kediri.

Plt Kepala DLHKP Kota Kediri, Anang Kurniawan mengatakan kejadian yang viral di media sosial itu sudah diketahui dan ditindaklanjuti secara langsung oleh petugas keamanan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Brantas. “Jadi begitu petugas keamanan tahu ya langsung didatangi. Petugas memperingatkan yang bersangkutan untuk tidak melakukan perbuatan tidak sopan atau asusila di area RTH Taman Brantas,” kata Anang Kurniawan, Minggu (7/5/2023) kemarin.

Menanggapi hal tersebut, Anang mengaku telah memerintahkan petugas keamanan Taman Brantas untuk lebih intens melakukan patroli keliling. DLHKP Kota Kediri selaku penanggung jawa RTH juga akan melakukan beberapa tindakan lanjutan.

Langkah-langkah yang akan dilakukan adalah dengan menambah papan imbauan, memaksimalkan pemanfaatan pengeras dan memasang kamera pengawas atau CCTV tambahan. Menurut Anang, penambahan CCTV difokuskan di sejumlah titik yang dinilai rawan digunakan sebagai tempat melakukan tindakan tidak bertanggung jawab baik asusila maupun tindak kejahatan lain.

“Sudah ada 8 titik CCTV, mungkin akan kita tambah menjadi 15 titik, khusus di Taman Brantas. Kita utamakan di area bawah jembatan, karena di situ memang spot favorit pengunjung. Langkah itu nanti juga akan diterapkan di RTH lain untuk mengantisipasi kejadian serupa,” pungkas Anang Kurniawan yang saat ini juga menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri. (Din/RED)