Ngawi, BeritaTKP.com – Kendaraan yang ditumpangi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kaabupaten Ngawi, dr Yudono terlibat kecelakaan beruntun bersama dua kendaraan lainnya di Jalan Raya Ngawi – Caruban KM 20-21, pada Minggu (7/5/2023) kemarin.

Kecelakaan yang terjadi tepatnya di Desa Puhti, Kecamatan Karangjati, yang melibatkan tiga kendaraan yaitu 1 mobil dan 2 truk tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kondisi mobil jenis Fortuner yang dikendarai oleh Yudono mengalami ringsek parah.

Kondisi mobil yang ditumpangi oleh Kadinkes Ngawi bersama anak dan istrinya ringsek parah.

Kapolsek Karangjati saat dikonfirmasi membenarkan atas peristiwa kecelakaan itu. “Benar terjadi kecelakaan kurang lebih pukul 16.00 WIB, untuk korban meninggal dunia tidak ada, korban sudah dievakuasi dan dibawa ke RS Soeroto Ngawi,” ungkap Agus Andi Anto Prabowo.

Yudono diketahui pada saat keccelakaan menumpang dalam mobil Toyota Fortuner bernomor polisi (nopol) AE 1643 JU. Akibat keccelakaan ini, istri dan dua anak Yudono yang berada dalam satu mobil yang sama mengalami luka-luka.

Terpisah, Dirut Utama (Dirut) RS Soeroto Ngawi Agus Priyambodo mengatakan untuk korban kecelakaan hanya terdapat luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang. “Tidak ada luka berat, hanya luka ringan. Untuk luka ringan dialami penumpang di bawah umur, dan udah kami lakukan tindakan rontgen, semua korban sudah boleh rawat jalan,” ujar Agus Priyambodo.

Menurut keterangan yang telah ada, kecelakaan bermula ketika truk yang dikendarai Eko Irawan, warga asal Tempursari, Wungu, Madiun melaju dari arah utara ke selatan atau dari Desa Puhti ke Karangjati.

Karena kurang konsentrasi, truk oleh ke kanan lalu menabrak kendaraan Toyota Fortuner yang dikendarai Yudono. Pada saat yang sama, dari arah belakang muncul sebuah truk yang dikemudikan oleh Sri Mulyono (44), warga asal Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Malang yang turut terlibat kecelakaan.

Kasus kecelakaan ini selanjutnya akan didalami oleh pihak Satlantas Polres Ngawi (Din/RED)