
MANADO, BeritaTKP.com – Video yang memperlihatkan dua wanita muda terlibat perkelahian di Kota Manado, Sulawesi Utara, viral di media sosial. Aksi saling pukul tersebut bahkan disiarkan secara langsung melalui TikTok hingga keduanya terlihat berguling di jalan beraspal.
Kepolisian telah menangani kasus tersebut. Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Elwin Kristanto membenarkan bahwa peristiwa itu sedang dalam penanganan polisi.
“Kasus ini dalam penanganan polisi,” ujar Elwin, dikutip dari detikSulsel, Jumat (23/10/2026).
Perkelahian Terjadi Dini Hari di Malalayang
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.
Dalam perkara ini, seorang mahasiswi berinisial Kimberly Patricya Matindas (18) tercatat sebagai pelapor. Sementara itu, seorang pekerja swasta bernama Maria Gracia Tetengean (22) menjadi pihak terlapor.
Meski demikian, polisi belum membeberkan secara terperinci kronologi perkelahian maupun pemicu perselisihan antara kedua wanita tersebut.
Kompol Elwin mengatakan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengungkap latar belakang kejadian.
“Untuk kronologi dan motif masih dilakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi, nanti ada rilis resminya,” jelasnya.
Adu Jotos Terekam dalam Siaran Langsung
Dalam video yang beredar, kedua wanita terlihat berhadapan di tepi jalan pada malam hari. Salah satu di antaranya mengenakan atasan tanpa lengan dan celana pendek berwarna kuning, sedangkan wanita lainnya memakai kaus abu-abu berlengan pendek dengan celana pendek hitam.
Situasi kemudian memanas hingga keduanya terlibat aksi saling pukul. Perkelahian itu disaksikan beberapa orang yang berada di sekitar lokasi dan disiarkan secara langsung melalui TikTok.
Dalam rekaman tersebut, keduanya tampak terus berkelahi hingga berguling di atas aspal. Aksi itu akhirnya berhenti setelah sejumlah orang melerai mereka.
Hingga kini, polisi masih mendalami motif dan rangkaian kejadian tersebut. Identitas masing-masing wanita dalam rekaman video yang viral juga belum dijelaskan secara resmi oleh pihak kepolisian.(æ/red)





