Jawa Barat, BeritaTKP.com – Seluruh warga Majalengka, Jawa Barat digemparkan oleh sebuah video viral. Video tersebut berisi aksi penganiayaan kepada seorang kakek pemulung.

Dalam video viral yang berdurasi 21 detik itu, terlihat seorang kakek pemulung mendapat perlakuan kasar dari sejumlah warga. Tampak kakek yang mengenakan celana pendek, kaos dan topi itu diintimidasi oleh sejumlah warga. Tidak hanya diintimidasi, kakek tersebut juga mendapat perlakuan kasar mulai dari didorong hingga ditampar di bagian wajahnya.

Belum diketahui persis dimana lokasi terjadinya video tersebut. Namun dipastikan video penganiayaan terhadap kakek itu berasal dari Majalengka.

Salah satu akun yang mengunggah video tersebut ialah musisi Erwin Moron. Di akun instagram pribadinya @erwinmoron_official, Ia mengunggah video tersebut beserta poster open donasi untuk sang kakek.

Dari keterangan pada unggahan itu diketahui kakek tersebut merupakan seorang pemulung yang terkena fitnah atau salah sasaran.

“Menurut Info Kronologinya: Seorang Kakek Pemulung kena fitnah warga/salah sasaran, warga akhirnya Main Hakim Sendiri. (Cerita nya kalo ditulis akan panjang),” tulis akun tersebut, Rabu (27/10).

Erwin juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut membantu kakek melalui open donasi yang Ia adakan. Pasalnya dari penjelasan di unggahan itu, istri dari kakek bernama Caslim itu sedang sakit.

Sehingga Erwin berencana untuk membantu sang kakek agar tidak lagi menjadi pemulung dengan memberikannya modal untuk usaha.

“Tapi kita fokus kepada ekonomi beliau, yang sangat butuh dibantu. Kakek hidup di rumah kecil di Majalengka (Jawa Barat) dengan Istri yang sedang sakit stroke dan anak yg tidak bekerja karena harus menjaga ibunya yang sedang sakit,” ucapnya.

“Bismillah Open Donasi Untuk Kakek Caslim (Majalengka). Kita sudah ketemu alamat nya dan akan segera mengunjungi beliau dikediamannya. Memberi modal agar beliau bisa usaha dirumah dan berhenti menjadi pemulung agar bisa jaga istrinya dan anaknya bisa bekerja juga berdagang,” lanjut Erwin dalam keterangannya.

Secara terpisah Penmas Humas Polres Majalengka Aiptu Riyana mengungkapkan saat ini Polres Majalengka tengah melakukan penyelidikan terkait viralnya video penganiayaan kakek tersebut.

“Lagi ditangani, masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” singkat Riyana. (RED)