JAKARTA, BeritaTKP.com – Buntut panjang kasus kaburnya selebgram cantik Rachel Vennya dari Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara saat menjalani karantina masih terus berlanjut hingga kini. Usai peristiwa tersebut Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji akan lebih memperketat mekanisme pengawas di sejumlah tempat isolasi terpusat di DKI Jakarta.

                            Apel khusus Kodam Jaya yang digelar di Wisma Atlet Pademangan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara sebelum Kodam Jaya menggelar apel khusus. Selain memperketat mekanisme pengawasan, Pangdam Jaya juga akan melakukan evaluasi di sejumlah tempat isolasi terpusat tersebut agar hal serupa tidak terjadi lagi.

“Iya semuanya baik itu bandara, Pademangan, Wisma RSDC (Rumah Sakit Darurat Covid) dan tempat isolasi terpusat kita di Rusun Nagrak atau rusun-rusun lain akan kita evaluasi lagi. Kita akan melihat nanti Pangdam Jaya akan membuatkan mekanisme yang lebih ketat,” terang Herwin Jumat (15/10).

Seperti yang diketahui selebgram Rachel Vennya kabur dari tempat karantina. Kaburnya Rachel Vennya itu dibantu oleh salah seorang anggota TNI yang bertugas sebagai anggota pengamanan Bandara Soekarno-Hatta berinisial FS.

Buntut dari aksi kaburnya Rachel Vennya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji akan segera melakukan evaluasi bersama dengan jajarannya.

Dia meminta agar seluruh jajaran Kodam Jaya tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Mulyo Aji juga mengatakan Kodam Jaya akan segera menyelesaikan kasus tersebut sesuai dengan aturan hukum yang ada dan berlaku.

“Untuk ke depan supaya tidak terjadi hal seperti ini lagi. Kami akan segera melaksanakan evaluasi dulu. Jadi proses yang sekarang kita kejar dan kita akan selesaikan dengan ketentuan hukum,” terang Mulyo Aji saat di Markas Brigkav 1 Limpung Alugoro, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (14/10/2021) kemarin.

Mulyo Aji juga telah memerintahkan untuk dilakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mencari tahu siapa-siapa saja oknum yang terlibat dalam kejadian tersebut. Dari hasil pemeriksaan, FS mengaku tidak menerima imbalan apapun dari Rachel Vennya.

“Dari awal ini sudah dipertanyakan, yang bersangkutan sedikitnya tidak menerima imbalan,” ujar Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS.

Namun Herwin menyebut pihaknya hingga saat ini masih mendalami apa alasan dari FS hingga mau membantu Rachel Vennya untuk kabur karantina dari Wisma Atlet Pademangan.

“Untuk motif, apa dan bagaimana ini masih dalam pemeriksaan dalam Staff Intel,” terang Herwin.

FS juga saat ini sudah dinonaktifkan. Kolonel Arh Herwin BS mengatakan FS dinonaktifkan sejak Kamis (14/10) kemarin. Dia mengatakan FS dinonaktifkan oleh Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji seusai acara syukuran Markas Brigkav 1 Limpung Alugoro di Serpong Utara, Tangerang Selatan.

“Sudah dinonaktifkan. Artinya, dari kemarin setelah panglima acara di Serpong,” kata Herwin. (RED)