Tuban, BeritaTKP.com – Seorang warga asal Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, berinisial T (28), ditemukan tewas usai mobil truk molen milik PT Semar Beton yag dikemudikannya terjun dari Jembatan penghubung antar desa Wangluwetan ke Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban. Tak hanya itu, dua korban lainnya masih dalam pencarian.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, kendaraan truk molen cor jenis HINO lohan bernopol B 9299 TIN melaju dari arah dari arah barat (desa wanglu wetan ) menuju ke Timur (desa sidoharjo). Saat melintas di Jembatan Dam Seng, truk mengambil lajur terlalu masuk lajur kiri karena pada saat itu menghindari pengendara motor dari Arah berlawanan sidoharjo.
“Memang sisi kiri -kanan jembatan sempit dan kejadian malam pukul 20.00WIB,” ucap Muslimin warga sekitar saat menyaksikan evakuasi pencarian korban, Jumat (21/10/2022) kemarin malam.
Lanjutnya, posisi truk yang bermuatan penuh bahan untuk pengecoran proyek jalan Sidoharjo-Sembung, saat di median kiri jembatan semakin ambles ke kiri dan menabrak pembatas jembatan. Nahasnya, diduga truk juga mengalami pecah ban sebelah kiri belakang, dan mulai terjatuh mengenai pipa Saluran air milik PDAM dan terjun dari atas jembatan sekitar 12 meter ke dalam sungai dengan posisi bagian belakang truk tercebur.
Meskipun merasa kesulitan saat mengevakuasi korban, petugas gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jasad T dari bangkai truk molen tersebut pada pukul 23.00 WIB. “Dia masih keluarga saya, yang bekerja sebagai petunjuk jalan /mandor lapangan,” terang Himam yang saat itu menunggu kabar keberadaan keluarnya tersebut.
Selain T, terdapat dua korban lainnya yang bertindak sebagai sopir dan kernet di dalam kendaraan. “Yang pasti dari gudang perusaan ada dua orang sopir dan kernet. Dan satu petunjuk jalan famili saya yang telah ditemukan,” tambahnya.
Saat dihubungi, Kapolsek Senori AKP Ali Kanafi mengatakan bahwa, informasi yang ada dua korban yang berstatus masih dalam pencarian berinisial F (20) tahun berasal desa Kepoh baru, Plumpang sebagai kenek/admin di PT Semar Beton dan Nanang sebagai driver asal desa Mainin Rengel yang statusnya masih dalam pencarian.
“Ada 3 korban dalam musibah ini, satu meninggal telah ditemukan tadi malam pukul 23.00WIB dan dua lagi masih dalam pencarian,” tutupnya. (Din/RED)






