JOMBANG,BeritaTKP – Ratusan siswa dan guru SMPN 1 Kabuh, Kabupaten Jombang, mengalami gangguan pencernaan setelah menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi tersebut membuat pihak sekolah memilih menghentikan sementara distribusi MBG dari SPPG Mangunan.
Keputusan itu diambil karena sebagian siswa masih mengalami trauma setelah kejadian yang berlangsung pada Rabu (2/9/2026). Pihak sekolah kini berkoordinasi dengan pengelola SPPG serta instansi terkait sebelum kembali menerima makanan MBG.
Kepala SMPN 1 Kabuh, Suprihadiono, mengatakan sekolah sebenarnya telah menerima program MBG sejak Oktober 2025 dan selama ini tidak mengalami persoalan berarti.
“Anak-anak masih trauma, kita tidak bagikan dulu. Ini kita koordinasi nanti dengan SPPG dan pihak-pihak terkait. Kita tidak berani memutuskan,” ujar Suprihadiono, Jumat (4/9/2026).
256 Siswa dan Guru Mengalami Keluhan
SMPN 1 Kabuh merupakan salah satu penerima manfaat MBG dari SPPG Mangunan. Setiap hari, sekolah tersebut menerima makanan untuk 639 siswa serta 47 guru dan karyawan.
Namun, tidak seluruh penerima mengalami gangguan kesehatan.
Dinas Kesehatan Jombang mencatat sebanyak 256 siswa dan guru mengalami keluhan setelah menyantap menu MBG pada Rabu siang.
Keluhan yang dilaporkan antara lain sakit perut, mual, muntah, pusing hingga diare. Sejumlah siswa yang masih mengalami kondisi kurang baik kemudian mendapat penanganan medis.
Pada Jumat pagi, sebanyak 81 siswa masih mengalami keluhan dan dibawa ke sejumlah klinik serta puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan.
Tujuh Siswa Masih Dirawat
Dari ratusan orang yang mengalami gangguan kesehatan, tujuh siswa masih menjalani rawat inap di Puskesmas Kabuh.
Mereka masih mendapatkan pemantauan karena kondisi tubuhnya dilaporkan lemas.
Sementara siswa lainnya telah mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.
Udang Saus Padang Diduga Jadi Pemicu
Menu MBG yang dibagikan pada Rabu terdiri dari nasi putih, udang saus padang, tahu susu, pepaya, serta tumis wortel, sawi putih dan brokoli.
Berdasarkan keterangan sejumlah penerima MBG, udang saus padang diduga menjadi salah satu penyebab munculnya gangguan kesehatan.
Dugaan tersebut muncul karena sebagian udang disebut memiliki aroma yang kurang sedap. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
SPPG Mangunan Layani 19 Sekolah
SPPG Mangunan diketahui setiap hari menyediakan sekitar 2.899 porsi MBG untuk 19 sekolah penerima manfaat.
SMPN 1 Kabuh menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan distribusi tersebut.
Pihak sekolah menegaskan penghentian distribusi MBG untuk sementara bukan berarti menolak program pemerintah secara permanen. Keputusan tersebut diambil karena sekolah perlu memastikan kondisi siswa kembali pulih dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
Suprihadiono belum dapat memastikan kapan distribusi MBG akan kembali diberikan kepada siswa.
Sementara itu, petugas Bhabinkamtibmas dan instansi terkait masih melakukan penelusuran terhadap kejadian gangguan kesehatan yang dialami siswa dan guru SMPN 1 Kabuh.(æ/red)





