JAKARTA, BeritaTKP.com – Perjalanan NAEP (16), seorang siswi kelas X SMAN 6 Jakarta untuk menimba ilmu berujung duka mendalam. Korban meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarai ayahnya, DJ, tersangkut kabel seling yang melintang rendah hingga menyebabkan mereka terjatuh dan terlindas bus sekolah di Jalan Leuser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Kamis pagi, 18 Juni 2026, sekitar pukul 05.30 WIB, saat korban tengah diantar oleh ayahnya dari kediaman mereka di daerah Ciledug menuju sekolah.

Camat Kebayoran Baru, Rachmat Mulyadi, membenarkan kronologi kejadian tersebut. Saat melintas di depan Taman Leuser, setang motor yang ditumpangi korban diduga tersangkut kabel yang menjorok ke badan jalan. Akibatnya, kendaraan mendadak oleng dan keduanya terlempar jatuh.

“Ketika melewati Jalan Leuser, persis di depan taman, ada kabel yang melintang, agak menjorok ke jalan, sehingga setang motor pengendara tersebut jadi nyangkut, kemudian oleng, sehingga jatuh. Pada saat jatuh itu, yang dibonceng menjadi korban meninggal dunia,” papar Rachmat.

Setelah terjatuh, korban diduga kuat termental ke kolong dan bersenggolan dengan bus sekolah yang tengah melintas di lajur yang sama. Kasus kecelakaan lalu lintas ini kini telah ditangani secara intensif oleh Polres Metro Jakarta Selatan, dan sopir bus sekolah dilaporkan tengah menjalani pemeriksaan.

Kondisi TKP: Kabel Sempat Diikat Tali Rafia Sejajar Setang Motor

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian pada Sabtu (20/6/2026) siang, tiang listrik yang menjadi titik kabel melintang tersebut berada di sebelah kanan jalan. Meski kabel yang menjuntai rendah sudah dibersihkan oleh petugas PLN beberapa jam pasca-kecelakaan, tumpukan kabel lain masih tampak melintang rendah di antara pepohonan di atas jalan.

Seorang warga setempat, Ferdi (33), mengungkapkan bahwa sebelum dirapikan, kabel pemicu kecelakaan tersebut berada dalam kondisi yang sangat membahayakan dan hanya diikat seadanya.

“Ada emang (kabel di) tiang listriknya itu diikat sama tali rafia. Tingginya se-stang motor lah. Infonya pengemudi miring pengen nyalip, stangnya masuk ke kabel, jatuh, terus mental ke kolong bus,” urai Ferdi.

Senada dengan Ferdi, Surya (29), seorang pedagang di sekitar lokasi, menyebutkan bahwa petugas PLN langsung bergerak cepat merapikan lokasi beberapa jam setelah kejadian. “Pas saya ke sini jam 11 siang sudah beres, sudah rapi semua,” katanya.

Jalan Sempit Akibat Bus Sekolah ‘Ngetem’

Selain faktor kabel yang menjuntai, warga juga menyoroti kondisi Jalan Leuser yang kerap menyempit setiap pagi akibat banyaknya bus sekolah berwarna kuning yang parkir atau ‘ngetem’ sembarangan di bahu jalan. Hal ini memaksa kendaraan lain, termasuk sepeda motor, untuk mengambil lajur terlalu ke tengah.

Kendati demikian, pasca-tragedi maut yang menewaskan siswi SMAN 6 tersebut, bus-bus sekolah itu kini sudah tidak terlihat lagi parkir di kawasan Jalan Leuser.

Pemerintah daerah dan instansi terkait, termasuk seruan dari Pramono, meminta jajaran terkait untuk segera turun tangan membantu keluarga korban serta mengevaluasi kelayakan kabel-kabel utilitas di jalanan ibu kota agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.(æ/red)