Petugas saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jombang, BeritaTKP.com – Tiga unit kendaraan terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, pada Kamis (27/7/2023) kemarin petang. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah truk tangki nomor polisi (nopol) S 7040 UF, dan dua sepeda motor yakni Honda PCX nopol S 6150 AAV dan Honda Beat nopol S 5429 OBF.

Menurut penjelasan Masrofiq (49) selaku saksi mata di lokasi menyatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. “Kejadiannya mau maghrib, posisinya berlawanan anytara motor dan truk ini,” terang Masrofiq.

Masrofiq menjelaskan, awalnya sebuah truk tangki berjalan dari arah selatan ke utara. Truk yang sedang membawa muatan tetes tebu tersebut, disopiri oleh Tumiran (56), warga asal Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Mojokerto. “Truk ini dari selatan tapi kayak meleng begitu sopirnya, jalannya miring kanan,” lanjutnya.

Sesampainya di lokasi kejadian, dua sepeda motor yakni Honda PCX dan Beat, sama-sama berjalan dari arah berlawanan dengan truk. Honda Beat dikendarai oleh Khoirul Anwar (37), warga Kalianyar, Jogoroto. Sementara, PCX dikendarai oleh M Hardiansyah (36), warga Sumobito, Jombang. “Dua motor ini dari utara ke selatan, posisi jalan juga tidak terlalu ke tengah,” lontarnya.

Nahasnya, karena hilang kendali, truk tersebut terus berjalan ke kanan hingga menabrak dua pengendara motor itu. Korban Khoirul Anwar meninggal dunia setelah terseret truk bersama motornya hingga puluhan meter. Sedangkan pengendara Honda PCX terluka sehingga harus dirawat di RSU PKU Mojoagung, Jombang. Sementara truk tangki, teronggok di sawah usai menabrak.

Dikonfirmasi terpisah, Kanitgakkum Satlantas Polres Jombang Iptu Anang Setiyanto, membenarkan kejadian kecelakaan itu. “Jadi akibat kecelakaan itu satu pengendara meninggal di lokasi kejadian, sementara satu lagi masih dalam perawatan,” ungkapnya.

Pada Kamis malam, Anang menyebut proses evakuasi bangkai truk juga masih dilakukan. Sementara dugaan awal penyebab kecelakaan adalah karena sopir yang hilang konsentrasi. “Untuk proses evakuasi truk masih berlangsung karena masuk sawah, dua kendaraan lainnya juga diamankan untuk kepentingan pendalaman lebih lanjut,” pungkasnya. (Din/RED)