Banyuwangi, BeritaTKP.com – Peristiwa tragis terjadi di Dusun Selogiri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Seorang warga setempat meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan belasan anak punk. Ironisnya, usai melakukan kekerasan tersebut, para pelaku justru berselebrasi dan mengacungkan jari tengah sebelum melarikan diri.
Korban diketahui bernama Yoseph Bahtiar Irawan (46). Peristiwa itu terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Adik korban, Trias Oktania, menceritakan bahwa kejadian bermula saat tiga anak punk mengamen di rumah korban yang berada di tepi jalur utama Banyuwangi–Situbondo. Saat itu sempat terjadi cekcok antara korban dan para pengamen tersebut.
Tak lama kemudian, ketiga anak punk itu melarikan diri dan dikejar oleh korban. Namun sekitar 100 meter dari rumah, korban justru berhadapan dengan rombongan anak punk lainnya.
“Ada sekitar 10 sampai 15 orang anak punk. Kakak saya langsung dipukuli sampai terkapar,” ujar Oktania, Jumat (6/2/2026).
Pengeroyokan baru berhenti setelah warga berdatangan ke lokasi kejadian. Melihat situasi tersebut, para pelaku kemudian melarikan diri dengan menumpang truk towing ke arah Situbondo.
“Setelah memukuli, mereka pergi sambil seperti merayakan di atas truk towing,” lanjutnya.
Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian tersebut juga mengungkapkan bahwa para pelaku sempat mengacungkan jari tengah sambil berselebrasi, sementara korban tergeletak tak berdaya di lokasi kejadian.
Alami Luka Parah di Kepala
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan penanganan medis. Namun kondisinya sudah sangat kritis.
“Banyak luka di bagian kepala, hidungnya penyok, dan muntah-muntah. Di rumah sakit sudah tidak sadarkan diri, lalu setelah sekitar satu jam dirawat dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Oktania.
Kematian Yoseph meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Korban dikenal sebagai tulang punggung keluarga, meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan kasus tersebut. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa terduga pelaku pengeroyokan dikabarkan telah berhasil diamankan oleh aparat.
Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak berwajib.(æ/red)





