Jawa Tengah, BeritaTKP.com – Y ,20, seorang perempuan yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus penipuan berkedok investasi bodong. Puluhan orang diperiksa oleh polisi sebagai saksi dalam kasus ini dengan jumlah korban yang mencapai ratusan orang.
“Ungkap kasus perkara penipuan investasi bodong tersangka berinisial Y,” kata Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Fachrur Rozi, Senin (15/11/2021).
Rozi belum menjelaskan secara detail perkara tersebut. Rencananya kasus tersebut akan digelar di Mapolres Jepara esok hari.
Sebelumnya perlu diketahui, polisi telah memeriksa sebanyak 20 orang saksi untuk mengusut kasus tersebut. Polisi masih melakukan pemetaan kepada para korban dan terduga pelaku invetasi bodong tersebut.
“Kami masih lakukan mapping (pemetaan) orang di bawahnya si ini. Posisi Y warga Kecamatan Mlonggo itu punya orang yang berkomunikasi langsung si A,B,C,D tapi ternyata yang banyak melaporkan itu di bawahnya si A,B,C,dan D itu di bawahnya yang melaporkan,” jelas Rozi di Mapolres Jepara, Selasa (14/9) lalu.
“Yang di bawah-bawahnya kita mencari si A,B,C,D di bawahnya si Y karena yang tahu yang komunikasi mentransfer dan memberikan uang kas dan transfer itu orang di bawahnya si Y. Jadi misalnya di bawahnya lagi maka bisa tersangka si A,B,C,D. Kita menyentuh ke Y yang agak kerepotan. Maka kita cari saksi A,B,C,D ini terlebih dahulu,” sambung dia.
Dalam kasus ini warga melaporkan terduga pelaku berinisial Y warga asal Kecamatan Mlonggo ke polisi yang menjanjikan keuntungan investasi kepada para korban. Namun hingga jatuh tempo keuntungan yang dijanjikan itu tak kunjung ada.
Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M Fachrur Rozi, sebelumnya menyebut jumlah korban mencapai ratusan orang.
“Proses dulu laporan dugaan investasi bodong baru masuk ke meja saya, saya deposisi nanti petugasnya buat surat perintah baru buat manggil keterangan saksi. Semua ada tahapan,” kata Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M Fachrur Rozi, Jumat (6/8).
“Kurang lebih segitu lah,” jawab dia saat ditanya adanya informasi korban investasi bodong ini yang mencapai hingga ratusan orang. (RED)






