Malang, BeritaTKP.com – Tiga santri asal Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto yang dikabarkan hanyut terseret ombak di Pantai Balekambang, Malang pada Rabu (9/4). Dua santri telah berhasil ditemukan oleh tim SAR dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (11/4).

Menurut Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar mengungkapkan bahwa keadaan dua santri itu ditemukan dalam posisi mengapung dengan jarak sekitar 900 meter dari lokasi kejadian awal saat korban dilaporkan hilang.

“Jasad santri pertama yang berhasil ditemukan bernama Yasser Arafat Inniawa (15), yang merupakan warga Jalan Semolowaru Utara III No.31, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya,” terang Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar.

Jasad Yasser Arafat Inniawa ditemukan dalam posisi mengapung pada jarak sekitar 900 meter dari lokasi kejadian awal saat korban dinyatakan hilang. Sementara jasad santri kedua bernama M.Lutfi Munawar (15), merupakan warga Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, berhasil ditemukan berdekatan dengan lokasi penemuan jasad santri pertama.

Kedua jasad korban yang ditemukan, telah dikenali secara visual oleh pihak keluarga yang turut mendampingi dalam proses identifikasi. Kini jasadnya telah di evakuasi ke daratan dan jenazah dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan pemeriksaan medis secara lebih lanjut.

Sementara satu santri yang bernama M.Fahmi Sirrillah (15), yang merupakan warga Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, masih belum ditemukan.

Petugas tim SAR akan terus melakukan pencarian korban hingga korban berhasil ditemukan dan dapat dikembalikan kepada pihak keluarga korban.  (sy/red)