Sidoarjo, BeritaTKP.com – Satreskrim Polresta Sidoarjo menangkap sebanyak 10 orang remaja anggota gangster yang terlibat aksi pengeroyokan dan perampasan di wilayah Kecamatan Candi.

Dari tangan anggota gangster tersebut, petugas berhasil mengamankan Empat bilah sajam pedang hingga celurit. Ironinya, tiga anggota gangster diketahui masih anak-anak.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing mengatakan bahwa pengakuan dari salah satu anggota gangster GW, (18) salah satu tersangka pengeroyokan mengaku kelompoknya bernama gangster Selatanmisterius.sda.

“Mereka janjian sama kelompok satu lagi pada 5 Maret lalu yaitu dengan erbe19sidoarjo, untuk bergabung di titik kumpul sekitaran Porong. Kemudian GW bersama kelompoknya melaju ke arah Gelam, Candi, dan membawa sejumlah sajam,” kata Christian di Mapolres, dikutip dari detikjatim, Senin (18/3/2024)

“Sesampainya di sekitaran Gelam, GW dan kelompoknya bertemu dengan tiga korban yaitu Y (17), L (17), dan D (16) dan kemudian menghadangnya, dan melakukan pengeroyokan. Mereka dari kelompok bentengan 22 pasuruan,” imbuh Christian.

Christian menjelaskan L dan Y jadi korban pengeroyokan oleh 10 orang rekan GW. Korban berinisial Y bahkan sempat mendapat luka bacokan di bagian kepalanya. Sedangkan D kemudian dibawa kelompok GW dan diturunkan di Alun-Alun Sidoarjo menggunakan motor milik korban. “Selepas itu motor Beat milik D dirampas oleh kelompok GW,” jelas Christian.

Atas perbuatannya, 10 anggota gangster tersebut akan dikenakan pasal 170 dan pasal 489 KUHP tentang menyembunyikan hasil barang rampasan. “Pelaku terancam dengan hukuman 5 tahun penjara.

Sedangkan mengenai pelaku pengeroyokan hingga membuat Ahmad Maulana, (17) warga Sukodono tewas di jalan Pahlawan, Tobing mengungkapkam bahwa pihaknya masih dalam proses penyelidikan. (Din/RED)