
Sidoarjo, BeritaTKP.com – Dua orang siswa SMP di Sidoarjo dilaporkan tewas tenggelam dalam Dam Bono II Desa Sedatiagung, Kecamatan Sedati. Dua korban yakni, Rehan (13) dan Mauliduha Risky (13) tersebut tenggelam lantaran nekat berenang meski tak bisa.
Kejadian itu bermula saat kedua korban yang merupakan sama-sama warga Desa Semampir Kecamatan Sedati tersebut pergi ke dam untuk berenang. Keduanya pergi bersama dengan dua temannya yang lain. “Kejadiannya sekitar pukul 14.00. Tapi saya baru mendapat informasi sekitar pukul 15.00,” ujar Zainul Abidin penjaga Dam Bono di lokasi kejadian, Jumat (11/8/2023) kemarin.
Menuut Zainul, kedua korban ini sebelumnya sempat dicegah oleh temannya yang sudah lebih dahulu berenang. “Waktu saya datang, posisi satu korban sudah dievakuasi ke daratan,” imbuh Zainul.
Sementara itu warga sekitar, Yoyok (31) menjelaskan jika salah seorang korban, Rehan berniat ingin berenang. Sebab dia melihat dua temannya yang lain sudah berenang.
Korban Rehan juga sudah dicegah oleh korban lainnya yakni Risky yang saat itu tidak ikut berenang. Akan tetapi, korban Rehan memaksa untuk ikut berenang. “Informasinya korban ini ingin mencoba. Padahal kedalamannya sekitar tiga meter,” ujar Yoyok.
Tak lama kemudian, korban Rehan tiba-tiba terlihat sudah melambaikan tangan seperti meminta pertolongan. Sontak saja, Risky yang saat itu melihatnya langsung berusaha menolong korban.
Namun usahanya tak berhasil. Risky justru ikut tenggelam. Warga yang mengetahui kejadian itu berusaha mencari korban yang sudah tak terlihat. “Korban akhirnya berhasil ditemukan warga dalam kondisi sudah meninggal,” beber Yoyok.
Warga lainnya yakni Roni juga mendengar teriakan korban. Ia langsung saja melepas baju dan melompat ke dam. Sayangnya, usahanya tak membuahkan hasil karena korban sudah tidak terlihat. Korban akhirnya ditemukan tak jauh dari tempat korban semula tenggelam. “Saya sempat membopong tubuh korban ke atas sungai,” katanya.
Kanit Reskrim Polsek Sedati Iptu Sudarso membenarkan kejadian tersebut. Salah seorang korban dibawa ke RSUD Sidoarjo. Sementara satu korban lainnya dibawa ke rumah duka. “Benar, untuk satu korban dibawa ke rumah duka,” tandas Sudarso. (Din/RED)





