Bojonegoro, BeritaTKP.com – Seorang pemuda sopir mobil rental berinisial ASH (22), warga Demak, Jawa Tengah, dibacok emak-emak penyewa mobil dalam kamar hotel Lotus, Jalan Dewi Sartika, Bojonegoro. Pelaku adalah Najmiah Nur Indah (36), perempuan kelahiran Gorontalo yang juga berdomisili di Demak.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Fahmi Amarullah mengatakan, peristiwa pembacokan tersebut terjadi pada Rabu (8/5/2024) pagi, sekira pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban yang berada di kamarnya sendiri dihubungi oleh Najmiah agar data ke kamar pelaku 111. Alasannya, pelaku hendak memberikan kejutan atau surprise.

Sebelum masuk ke dalam kamar itu, pelaku meminta korban agar bersedia matanya dilakban. Selanjutnya, dia dibawa masuk ke kamar lalu kedua tangan dan kakinya turut dilakban di kursi. “Hasil pemeriksaan, awalnya korban disuruh ke kamar pelaku untuk diberi surprise dengan cara dilakban matanya dan kedua tangan di kursi lalu lampu kamar dimatikan,” kata Fahmi, Kamis (9/5/2024).

Korban yang sudah dalam keadaan terikat dengan di kursi kamar pelaku mulanya tidak curiga ketika lampu kamar itu dimatikan. Kursi yang diduduki korban lantas ditarik oleh pelaku ke kamar mandi. “Pikirnya (korban) dapat surprise mau diguyur uang yang dijanjikan pelaku. Tapi malah di bacok,” kata Fahmi.

Pada saat pelaku menyabetkan parang untuk pertama kali, yang terkena kepala korban cuma pegangan senjata tajam itu. Pelaku kembali membacok korban tapi ditangkis dengan tangan kiri hingga tangan korban sobek dan berdarah. Seketika korban berupaya menyelamatkan diri.

Fahmi menjelaskan korban tidak curiga dengan ajakan pelaku ke kamar itu karena beranggapan uangnya yang dipinjam pelaku akan dikembalikan. “Jadi korban sebelumnya sempat dipinjami uang 5 juta oleh pelaku selama perjalanan di Bojonegoro. Uang itupun hasil dari pinjam bos rental mobil. Korban dijanjikan pelaku akan dibayar setelah transaksi tanah selesai. Itu yang membuat korban percaya kalau akan dapat surprise,” imbuh AKP Fahmi Amarullah.

Ketika korban kabur meminta tolong kepada warga, pelaku juga meminta tolong dan mengaku menjadi korban KDRT. Warga membantu pelaku mencarikan mobil carteran untuk pulang ke Demak bersama kedua anaknya.

Tim Satreskrim Polres Bojonegoro berkoordinasi dengan jajaran Polsek Grobogan untuk mengejar dan menangkap pelaku. Najmiah pun berhasil ditangkap di Grobogan, Jawa Tengah.

“Tidak lebih dari 4 jam pelaku berhasil kami amankan di Grobogan, Jateng. Namun masih terus kami periksa hari ini dengan beberapa saksi,” kata Fahmi. (Din/RED)