BOGOR, BeritaTKP.com — Polisi mengamankan seorang remaja berusia 16 tahun yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus meninggalnya seorang remaja 16 tahun di Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Remaja yang diamankan tersebut kini menjalani proses pendalaman oleh kepolisian. Karena yang bersangkutan masih di bawah umur, penanganan perkara dilimpahkan kepada Satuan Reserse Pidana Anak, Perempuan dan Perlindungan Anak (Satres PPA & PPO) Polres Bogor.

Kapolsek Leuwiliang Kompol Maryanto mengatakan satu orang telah diamankan polisi.

“Sementara kemarin sudah kita amankan, satu orang. Yang masih diduga ada kaitannya dengan penyebab kematian yang ada di Leuwisadeng kemarin,” ujar Maryanto, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, pemeriksaan terhadap remaja tersebut masih berlangsung untuk mengetahui sejauh mana keterkaitannya dengan peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Karena kalau informasi kan masih di bawah umur juga (yang ditangkap), makanya juga langsung kita limpahin ke PPA. Masih kita pendalaman juga,” katanya.

Korban Ditemukan Meninggal di Dekat Kontrakan

Sebelumnya, seorang remaja berusia 16 tahun ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Desa Leuwisadeng.

Korban ditemukan sekitar pukul 01.00 WIB di depan sebuah kontrakan.

Polisi menyebut korban mengalami luka yang diduga berkaitan dengan senjata tajam. Namun, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian serta rangkaian kejadian yang sebenarnya.

Kapolsek Leuwiliang sebelumnya menyatakan pihaknya masih menyelidiki keterkaitan luka tersebut dengan peristiwa yang menyebabkan korban meninggal.

“Kalau masalah luka memang ada, cuma kita masih penyelidikan ya. Luka ada di paha (diduga akibat sajam). Nggak ada luka lain,” kata Maryanto dalam keterangan sebelumnya.

Polisi Masih Dalami Motif

Identitas korban diketahui berinisial MCP, berusia sekitar 16 tahun dan berdomisili di wilayah Cigudeg, Bogor.

Setelah proses awal penanganan, korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, polisi masih mendalami penyebab kematian dan motif di balik peristiwa tersebut.

“Identitas MCP usia sekitar 16 tahun, alamatnya daerah Cigudeg. Korban sudah ada keluarga yang datang dan kita serahkan. Belum ada laporan lainnya. Kita masih penyelidikan soal yang ini, baik penyebab maupun motifnya,” ujar Maryanto.

Dengan diamankannya satu remaja yang juga masih berusia 16 tahun, penyidik kini melanjutkan pemeriksaan melalui unit yang menangani perkara anak.

Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai keterlibatan remaja tersebut maupun motif peristiwa. Proses penyelidikan masih berlangsung.(æ/red)