
Kediri, BeritaTKP.com – Kasus pembunuhan perempuan muda bernama Desi Lailatul Khoiriyah (20) warga Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, yang jasadnya ditemukan di area persawahan dalam keadaan terbungkus karung kini mencapai tahap rekonstruksi. Reka ulang adegan atau rekonstruksi yang digelar oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Kediri, pada Selasa (22/8/2023) kemarin tersebut dihadiri oleh Suprapto, pelaku pembunuh sekaligus ayah kandung korban.
Dalam reka ulang uang berlangsung selam satu jam itu, tersangka Totok memepragakan 62 adegan pembunuhan. Adegan dimulai dari pelaku datang ke rumah hingga melakukan penganiayaan hingga berujung pembunuhan terhadap korban. Tak hanya itu, pelaku juga sempat memperkosa korban. Rekonstruksi dilakukan di Polres Kediri dan dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan juga penasehat hukum tersangka.
Dari reka ulang, diketahui bahwa pelaku berangkat dari Blitar sebelum kejadian terus mampir ke rumah temannya dan sempat minum anggur merah lalu pulang ke rumah Ngadiluwih membawa sejumlah anggur merah. Diduga pada saat pembunuhan terjadi, pelaku dalam keadaan mabuk.
Kanit Pidum Polres Kediri Ipda Dandy Fitra Ramadhan mengatakan, terdapat beberapa adegan yang berbeda dari press release sebelumnya dengan reka adegan yang sesungguhnya. “Kalau pada saat rilis kan memang itu masih awal kita tangkap ketika sudah kita ambil keterangan yang bersangkutan tersangka oh ternyata lebih detail,” jelas Ipda Dandy.
Ipda Dandy menjelaskan, jika kemarin sempat ada rumor tentang cara korban meninggal dikarenkaan pelaku mencelupkan kepala korban ke bak kamar mandi, namun setelah diselidiki lebih lanjut posisi meninggal disebabkan oleh cekikan di leher. “Sempat ada rumor memang pelaku mencelupkan kepala korban ke toilet namun pada saat kita dalami lagi melalui saksi sama yang bersangkutan tidak ditoilet. Posisi meninggalnya itu disebabkan dicekiknya dibekap dari belakang,” ucap Kanit Pidum Polres Kediri.
Ia juga menjelaskan alasan terkait rekonstruksi pembunuhan ini di lakukan di Polres Kediri. “Kemarin sempat pada saat tersangka diamankan dari keluarga korban ya sempat ada emosional ya namanya keluarga ya maka kita jaga jaga daripada kita laksanakan di tkp langsung. Entah nanti dari keluarga korban atau warga itu, jadi kita lakukan Polres,” tutup Ipda Dandy.
Ipda Dandy menambahkan, tujuan rekonstruksi ini tentunya adalah melengkapi terkait bagaimana pembuktian atau investigasi. Yang nantinya juga akan digunakan sebagai pelengkap di dalam kita melaksanakan pemberkasan.
Sebelumnya diberitakan, sesosok jenazah misterius ditemukan di dalam karung dalam kondisi abdan terikat di persawaha area Totok Kerot, pada bulan Juli 2023 lalu. Dari hasil identifikasi, jenazah tersebut diketahui bernama Desy Lailatul Khoiriyah (20), warga asal Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih.
Dari hasil penyelidikan dan otopsi yang dilakukan, Polisi akhirnya menangkap pelaku pembunuhan yakni, Suprapto alias Totok (53) yang kesehariannya bekerja serabutan. Pelaku mengaku nekat melakukan pembunuhan terhadap anak kandungnya tersebut lantaran sakit hati sering dikatai korban. (Din/RED)





