Surabaya, BERITATKP.COM – Pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Kota Surabaya 2021, di Gedung Sekertariat Komite Olaraga Nasional Indonesia (Koni) Jalan Bogen No 1 Kecamatan Tambaksari Surabaya, terpilih secara aklamasi dalam sidang pleno, Drs.Mikdon Henki Tanaem sebagai Ketua Umum Pertina Kota Surabaya, periode 2022-2026.

Drs.Henki Tanaem adalah salah satu putra terbaik dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekaligus menjabat sebagai ketua umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Satu Darah Flobamora Jawa Timur. Beliau sudah banyak meraih prestasi yang mengharumkan nama provinsi Jawa Timur khusunya Kota Surabaya pada tingkat nasional, dicabang olaraga (Cabor) tinju.

Atas terpilihnya beliau sebagai Ketua Umum Pertina Kota Surabaya, penerapan program jangka pendek pun segera dibuat. Dirinya akan melakukan penyusunan formatur kepengurusan dan pembinaan atlet usia dini, dalam mengarungi dunia olahraga tinju selama masa jabatan 2022-2026 di bumi Surabaya.

Melihat hasil yang minim selama ini dirinya mengaku belum puas dengan torehan 1 perak dan lebih banyak perunggu,walaupun ditahun 2021, Surabaya mendapat juara umum di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kabupaten Ngawi pada bulan September lalu.

Untuk itu, agar bisa meningkatkan prestasi tinju Kota Surabaya di kancah nasional, Drs.Mikdon Henki Tanaem bertekad untuk menjaring dan mencari bibit-bibit atlet berpotensi, yang akan bekerja sama dengan dinas-dinas terkait seperti dinas pendidikan.

“Nah kedepan bagaimana kita menjaring dan mencari bibit-bibit yang punya potensi, untuk dibina dari sekarang menjadi petinju yang profesional” ujar Drs.Mikdon Henki Tanaem, Selasa (28/12/2021).

Sebagai ajang persiapan mencari bibit atlet yang potensial, Drs.Mikdon Henki Tanem kembali menghidupkan sasana tinju Surabaya yang sempat terbengkalai akibat pendemi covid-19 dan sekaligus sebagai ajang persiapan untuk turnamen-turnamen yang akan datang.

“Ya perlu disiapkan lagi. Artinya itu kedepan ini bagaimana caranya menghidupkan sasana-sasana tinju yang ada. Terus bagaimana caranya mencari bibit-bibit atlet yang potensial untuk dibina dari sekarang” jelas Drs.Mikdon Henki Tanaem.

Melihat bibit potensial di Kota Surabaya ,Drs. Mikdon Henki Tanaem mengatakan melalui turnamen dan menghidupkan sasana tinju yang ada, maka dirinya yakin akan ada terlahir petinju profesional di Kota Surabaya.

“Ya salah satu program utama kerja Pertina Kota Surabaya, menghidupkan sasana-sasana yang ada, untuk mengikuti turnamen-turnamen yang akan datang,, – Ucapnya(fdy).