BANTUL, BeritaTKP.com – Seorang pria berinisial NS (33) diamankan polisi setelah aksinya mengayun-ayunkan celurit di Jalan Wates, kawasan Kadipiro, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, viral di media sosial. Aksi tersebut diduga dipicu rasa cemburu setelah NS mencurigai istrinya menjalin hubungan dengan pria lain.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Subihan Afuan Ardhi, mengatakan NS telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Kasihan.

“Saat ini terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Kasihan. Jika ada perkembangan nanti disampaikan,” ujarnya, Kamis (22/10/2026), sebagaimana dikutip dari detikJogja.

Diduga Dipicu Percakapan WhatsApp

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa persoalan tersebut bermula ketika NS membaca percakapan WhatsApp di ponsel istrinya.

Dalam percakapan itu, istri NS diketahui meminta pinjaman uang kepada seorang pria berinisial W tanpa sepengetahuan NS. Hal tersebut kemudian memunculkan kecurigaan bahwa istrinya memiliki hubungan dengan pria lain.

“Pelaku diduga mencurigai adanya hubungan antara istrinya dan W,” kata Rita.

Setelah mengetahui percakapan tersebut sepulang bekerja, NS diduga tersulut emosi dan mendatangi W yang sedang bekerja di sebuah warung soto di Jalan Wates.

Bawa Celurit hingga Jadi Perhatian Warga

Saat mendatangi lokasi, NS diduga membawa senjata tajam jenis celurit dan mengayun-ayunkannya hingga menarik perhatian masyarakat sekitar.

Aksi tersebut kemudian menjadi perbincangan setelah videonya beredar di media sosial.

Polisi selanjutnya mengamankan NS untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga informasi ini disampaikan, penyidik masih mendalami kejadian tersebut.

Polisi Dalami Kasus

Pihak kepolisian belum menyampaikan secara terperinci hasil pemeriksaan terhadap NS maupun perkembangan penanganan perkara tersebut.

Dugaan motif kecemburuan masih menjadi bagian dari keterangan awal yang disampaikan polisi. Sementara itu, proses hukum terhadap NS tetap menunggu hasil pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.(æ/red)