Ilustrasi

Blitar, BeritaTKP.com – Seorang pria bernama Pranoto yang menghanguskan rumah milik tetangga serta menikam salah satu warga di Blitar ternyata mengidap penyakit gangguan jiwa. Beruntung, pria tersebut telah berhasil diamankan dan dibawa menuju RSJ Lawang.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, Pranoto sudah lama menderita gangguan jiwa. Gangguan jiwa itu terdeteksi setelah Pranoto pulang dari bekerja di Kalimantan.

Bahkan pada sekitar tahun 2000, dua nyawa melayang ditangan Pranoto ketika sedang mengamuk. Satu korban ketika Pranoto tinggal di Kediri, dan satu korban lagi ketika Pranoto tinggal di Tulungagung.

Pranoto ternyata pernah menikah dengan wanita asal Kediri sekitar tahun 2000. Namun rumah tangganya kandas karena Pranoto mengamuk dan membunuh saudara dari sang istri

Pranoto kemudian pindah bekerja di Tulungagung. Namun di tempat itu, Pranoto kembali mengalami gangguan jiwa dan membunuh seorang rekan kerjanya.

Trauma dengan kejadian seperti itu bakal terulang, warga meminta Pranoto dikunci atau dipasung, agar tidak membahayakan warga lain.

Kasi PTM dan Keswa Dinkes Pemkab Blitar, Hyndra Satria Cahyono mengakui bahwa pihaknya rutin memantau kondisi kejiwaan Pranoto. Namun mereka mengalami kesulitan saat Pranoto harus mengkonsumsi obat.

“Pranoto ini pasien yang sangat cerdas. Namun membahayakan. Kami berkoordinasi dengan Dinsos agar Pranoto ketika keluar dari RSJ bisa dibawa ke Liponsos Jatim. Jika tidak bisa, kami harus berembuk dengan warga dan pamong desa, karena pemerintah punya program zero pasung. Namun kami tetap prioritaskan keselamatan warga sekitar,” pungkasnya.

(k/red)