Mataram, BeritaTKP.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menangkap seorang pria berinisial MP (23), warga Lombok Tengah, yang diduga terlibat kasus pencurian sepeda motor (curanmor). Penangkapan berlangsung dramatis pada Jumat (26/9/2025) petang setelah pelaku mencoba melarikan diri.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda PCX warna hitam yang dilaporkan hilang dari halaman sebuah rumah kos di Jalan Beak Ganggas, Cakranegara, pada Sabtu (20/9/2025) dini hari.

“Tim berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku beserta barang bukti. Rekannya masih dalam pengejaran,” ujar Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili, membenarkan penangkapan tersebut, Sabtu (27/9).

Kasus ini bermula saat korban, LMB (29), seorang mahasiswa asal Lombok Timur, memarkir motornya di depan pintu kos. Tak sampai lima menit setelah masuk kamar, korban mendapati kendaraannya raib.

Rekaman CCTV menunjukkan seseorang membawa kabur motor tersebut. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan terduga hingga akhirnya dilakukan penangkapan. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp25 juta. Saat hendak ditangkap, MP mencoba melarikan diri meski sudah diberi tembakan peringatan. Polisi akhirnya melumpuhkannya dengan tembakan di bagian kaki.

“Pelaku sempat berusaha kabur. Anggota sudah memberikan peringatan, tetapi tidak digubris, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur,” jelas Regi.

Setelah diamankan, MP dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk mendapatkan perawatan medis, sebelum akhirnya digiring ke Mapolresta Mataram guna proses penyidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, MP diduga bukan pelaku tunggal. Ia mengaku pernah melakukan aksi serupa di wilayah Mataram, Lombok Tengah, dan Lombok Timur. Polisi menduga kasus ini bagian dari jaringan curanmor lintas daerah.

“Kini, MP ditahan di Mapolresta Mataram dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Aparat juga masih memburu rekan pelaku yang berhasil melarikan diri,” tandas Kasat Reskrim Polresta Mataram.(æ/red)