DEPOK, BeritaTKP.com — Polisi masih mendalami dugaan pesta narkoba yang melibatkan narapidana di dalam Rutan Kelas I Depok, Jawa Barat. Salah satu fokus penyelidikan adalah menelusuri asal-usul sabu yang diduga masuk ke dalam rutan.
Kapolres Metro Depok Kombes Christian Rony Putra mengatakan penyidik akan melakukan pemeriksaan secara mendalam untuk mengetahui sumber narkotika tersebut.
Menurut Rony, hasil pemeriksaan nantinya juga akan menjadi bahan bagi pihak pemasyarakatan dalam menentukan langkah terhadap pegawai yang diduga terlibat.
Dua Pegawai Rutan Diduga Terlibat
Dalam perkara ini, polisi telah memeriksa dua pegawai Rutan Depok yang diduga berkaitan dengan penyediaan narkoba dan perlengkapan untuk kegiatan tersebut.
Keduanya juga telah menjalani tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya negatif narkotika.
Polisi menyebut kedua pegawai tersebut diduga berperan menyediakan kebutuhan berbeda dalam dugaan pesta tersebut.
Meski demikian, polisi masih mendalami peran masing-masing serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Polisi Sudah Geledah Rutan
Setelah dugaan pesta narkoba tersebut menjadi perhatian publik, polisi melakukan penggeledahan di Rutan Depok.
Penyelidikan kemudian diarahkan untuk mengungkap bagaimana narkotika bisa masuk ke lingkungan rutan serta dari mana barang tersebut diperoleh.
Polisi juga menyerahkan proses pemberian sanksi terhadap pegawai rutan kepada pihak pemasyarakatan sesuai hasil pemeriksaan.
Sanksi yang diberikan nantinya dapat berupa sanksi administratif maupun kode etik apabila terbukti melakukan pelanggaran.
Kemen Imipas Pastikan Ada Investigasi Internal
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) sebelumnya juga mengonfirmasi adanya dugaan keterlibatan pegawai Rutan Depok.
Irjen Kemen Imipas Komjen Rudi Setiawan mengatakan pihaknya telah memperoleh informasi terkait dugaan pegawai yang membantu menyediakan narkoba serta perlengkapan yang digunakan dalam kegiatan tersebut.
Kemen Imipas kemudian melakukan investigasi internal untuk mengungkap persoalan tersebut.
Rudi menegaskan pegawai yang terbukti melanggar aturan akan mendapatkan hukuman sesuai ketentuan yang berlaku.
Asal-usul Sabu Masih Diselidiki
Hingga kini, polisi masih menelusuri sumber narkotika yang diduga digunakan dalam pesta di dalam Rutan Depok.
Hasil pemeriksaan terhadap dua pegawai yang diduga terlibat juga akan menjadi bagian dari proses pendalaman.
Polisi belum mengungkap secara rinci asal sabu tersebut karena penyelidikan masih berlangsung.
Kasus ini juga menjadi perhatian terhadap sistem pengawasan di lingkungan rutan, terutama terkait pencegahan masuknya narkotika dan barang terlarang lainnya.(æ/red)





