MEDAN, BeritaTKP.com – Kepala Lingkungan (Kepling) I Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, menjadi korban penjambretan pada saat melakukan piket malam memantau kondisi wilayahnya pada Minggu (1/1/2023).
Akibat kejadian itu, korban bernama Sri Ulina kehilangan satu unit handphone. Aksi penjambretan itu berhasil terekam oleh kamera CCTV.

Terlihat dua pria yang mengendarai sepeda motor mendadak memepet korban. Kemudian seorang pelaku langsung merampas handphone yang berada tangan korban lalu langsung tancap gas melarikan diri.
Diperoleh informasi, kejadian bermula saat Sri Ulina, yang merupakan Kepling sedang melakukan piket malam di Jalan Sutomo yang kerap terjadi aksi begal pada malam hari.
Program pantau wilayah merupakan instruksi Wali Kota Medan Bobby Nasution sebagai bentuk cipta kondisi.
Korban kemudian mengabadikan kondisi kawasan Jalan Sutomo dengan kamera handphone-nya. Nahas, belum sempat memasukkan ke saku, HP korban sudah berpindah tangan ke pelaku.
“Abis foto lingkungan handphone mau masuk kantong, jalan sikit (sedikit) ke sana di tarik handphonenya,” kata anak korban, Vikri Suhairi Nasution, Senin (2/1/2023).
Dia menuturkan, pelaku jambret berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor.
“Naik kereta (motor), pelakunya dua orang. Rawan (jambret) di sini memang karena kalau malam gelap di sini,” katanya.
Dia berharap petugas kepolisian segera menangkap pelaku dan juga barang bukti handphone korban karena banyak dokumen kerja di handphone tersebut. (red)





